GORONTALO - Pengurusan Sertifikat Hak Milik (SHM) Tanah warga yang berada di sebelah kanan dan kiri jalan akses PT IGL menuju Pelabuhan Lalape yang melintasi Desa Londoun, Milangodaa, Bunto, Popayato, Trikora, dan Telaga Biru telah terbit lagi sebanyak 29 (dua puluh sembilan) SHM sehingga sampai dengan saat ini SHM yang sudah terbit sebanyak 121 SHM. (02/09/2026)
Proses pengurusan SHM dilakukan secara kolektif oleh Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, dan Perusahaan dengan membentuk satu tim. Dalam menjalankan tugasnya Tim dibantu BJA Group dalam memfasilitasi seluruh proses administrasi mulai dari pendataan, membantu melengkapi dokumen kepemilikan, hingga pengajuan permohonan sertifikasi kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Pohuwato.
"Alhamdulillah, hari ini sebanyak 29 sertifikat sudah berhasil diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Pohuwato sehingga dapat diserahkan secara langsung kepada pemilik tanah. Kami akan terus memfasilitasi tim agar seluruh bidang tanah yang memenuhi persyaratan dapat segera memperoleh sertifikat". (ungkap zunaidi selaku Direktur PT IGL)
Dari 29 Sertifikat yang terbit meliputi di 6 Desa, dengan perincian Desa Londoun sebanyak 8 SHM, Desa Milangodaa sebanyak 3 SHM, Desa Bunto sebanyak 5 SHM, Desa Popayato sebanyak 6 SHM, Desa Trikora sebanyak 2 SHM dan Desa Telaga Biru sebanyak 5 SHM.
Penyerahan SHM dilakukan di masing – masing Kantor Desa diserahkan langsung oleh Petugas dari Kantor Pertanahan Kabupaten Pohuwato, disaksikan oleh Pihak Perusahaan dan Kepala Desa serta perangkat Desa yang hadir dalam penyerahan SHM tersebut.
"Kami akan terus mendorong tim dan memfasilitasi proses pengurusan SHM tanah warga ini sehingga seluruh bidang tanah masyarakat di sepanjang jalan akses yang memenuhi persyaratan dapat segera terbit sertifikatnya dan bagi pemilik yang sudah tidak berdomisili di daerah ini pun akan kami upayakan secara proaktif agar dokumennya dapat dilengkapi, sehingga seluruh bidang tanah masyarakat di sepanjang jalan akses yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh sertifikat," ungkap Zunaidi. (*)