UNG - Ballroom Grand Palace Convention Centre (GPCC) dipenuhi semangat kebersamaan dan keteguhan peran perempuan pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ibu ke-97, Senin (12/1/2026). Momentum ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kontribusi perempuan di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam mendukung visi kampus dan pembangunan nasional.
Perayaan tersebut kian bermakna karena dirangkai dengan Rapat Kerja (Raker) DWP UNG Tahun 2025. Hadir langsung Rektor UNG Eduart Wolok selaku Ketua Dewan Penasehat DWP UNG, jajaran pimpinan universitas, serta pengurus DWP dari seluruh fakultas dan Tenaga Kependidikan UNG.
Ketua DWP UNG, Dr. dr. Ceci Wolok Karim, S.P, GK, menegaskan bahwa HUT ke-26 DWP mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045.” Menurutnya, Dharma Wanita Persatuan bukan sekadar organisasi pendamping ASN, melainkan wadah kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan generasi masa depan.
“Kami ingin meneguhkan komitmen melalui program kerja yang konkret untuk mendukung visi UNG sebagai kampus unggul dan berdaya saing. Peran perempuan sangat strategis, terutama dalam memperkuat fondasi pendidikan anak bangsa guna menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Ceci.
Rektor UNG, Prof. Eduart Wolok, memberikan apresiasi atas konsistensi dan dedikasi DWP UNG yang terus berperan aktif melalui berbagai program organisasi. Ia menekankan, kontribusi DWP tidak berhenti pada lingkup internal kampus, tetapi juga merambah ranah pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan.
“Melalui forum ini, saya berharap seluruh anggota DWP UNG terus berdaya dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan, serta pendidikan. Dukungan terhadap pasangan juga penting agar tugas dan tanggung jawab dapat dijalankan secara maksimal,” pesannya.
Perayaan HUT DWP ke-26 dan Hari Ibu ke-97 ini menjadi penanda kuatnya sinergi perempuan UNG—menguatkan peran, menegaskan kontribusi, dan menatap masa depan Indonesia yang lebih emas. (**)