Go-Pena Baner

Tuesday, 07 April, 2026

Meidy Silangen Paparkan Realisasi dan Rencana Infrastruktur di Kota Utara, Ada Program Irigasi hingga Perumahan ASN

Responsive image
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) - Meidy N. Silangen

PEMKOT - Pemerintah Kota Gorontalo melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Meidy N. Silangen memaparkan sejumlah programpembangunan dan peningkatan infrastruktur yang telah dan akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kota Utara. Paparan disampaikan dalam kegiatan sosialisasi bersama masyarakat saat kunjungan silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo ke masyarakat pada hajatan peringatan hari ulang tahun (Hut) Kota Gorontalo ke-298, Senin (6/4/2026).

Meidy menjelaskan bahwa berbagai pembangunan fisik mencakup bidang pendidikan, jalan, hingga fasilitas umum telah mendapatkan alokasi anggaran yang cukup signifikan.

"Untuk Kecamatan Kota Utara, ada pembangunan dengan anggaran Rp 200 juta dari DAU Pendidikan. Kemudian rehabilitasi ruang kelas TK Negeri Pembina, anggarannya Rp 442,5 juta juga dari DAU Pendidikan," jelasnya di hadapan masyarakat.

Selain fasilitas pendidikan, pembangunan juga difokuskan pada peningkatan jalan lingkungan. Salah satunya adalah perbaikan jalan di lingkungan perumahan Kelurahan Wongkaditi dengan nilai anggaran Rp 189,5 juta.

"Kebetulan Perumahan ini sudah diserahkan Bapak Wali Kota kepada Pemda, sehingga bisa diintervensi melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD)," terangnya.

Daftar pembangunan lainnya juga mencakup rehabilitasi Kantor Kelurahan senilai Rp 199,85 juta, serta pemeliharaan bahu jalan di Lupoyo tahun 2025 yang menyerap anggaran Rp 93 juta.

Meidy juga menyoroti keberhasilan Kota Gorontalo dalam mendapatkan program nasional.

Berkat upaya Wali Kota Adhan Dambea yang intensif berkomunikasi dengan pemerintah pusat, usulan program INPRES 2 tahun 2025 dikabulkan

"Alhamdulillah, Kota Gorontalo mendapat program jaringan irigasi Persier sebanyak 9 lokasi atau 9 titik P3A dengan total panjang 4.810 meter. Total anggarannya mencapai Rp 14 miliar," ungkapnya.
Dari total 9 titik tersebut, tidak kurang dari 6 lokasi berada di wilayah Kecamatan Kota Utara. Untuk tahun 2026, rencana pengembangan irigasi tetap berlanjut dengan usulan 6 titik baru, di mana 3 di antaranya akan dibangun juga di Kota Utara dengan panjang total 2.834 meter.
Tahun 2026, Dinas PUPR akan menyelenggarakan proyek strategis lainnya. Di Kelurahan Dulomi, akan dikembangkan jaringan sambungan rumah (SR) air minum untuk 92 calon penerima dengan anggaran dari DAK sebesar Rp 736 juta.
Selain itu, ada rencana rehabilitasi pagar TK senilai Rp 200 juta dan rekonstruksi peningkatan Jalan Taman yang dialokasikan sekitar Rp 3 miliar dari DAU.
Di tingkat kelurahan, masyarakat Kelurahan Dulomo juga akan mendapatkan pembangunan saluran pembuangan air limbah di 2 lokasi senilai Rp 55 juta serta pembangunan jalan paving block.
Dalam kesempatan itu juga disampaikan dukungan sarana persampahan di mana setiap kelurahan mendapatkan kendaraan roda 6 (Gentor) dan kecamatan mendapatkan dump truck untuk pengangkutan sampah.
Paparan ini disampaikan ini sebagai bentuk transparansi pemerintah kepada masyarakat terkait penggunaan anggaran dan pembangunan yang nyata dirasakan di lingkungan warga Kecamatan Kota Utara. (*) 


Share