GORONTALO – (Go-Pena.id) - Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menitipkan pesan khusus kepada para suami dan keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan yang menduduki jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Ia menegaskan bahwa dukungan keluarga menjadi kunci utama agar perempuan dapat berkarier secara optimal di pemerintahan.
Pesan tersebut disampaikan Wagub Idah saat berbincang santai bersama para pimpinan media di Provinsi Gorontalo, Senin (12/01/2026). Dalam suasana penuh keakraban, Idah menekankan bahwa perempuan-perempuan hebat di lingkungan Pemprov Gorontalo memiliki potensi besar, profesional, dan sangat bertanggung jawab terhadap amanah jabatan yang diemban.
“Perempuan Gorontalo itu banyak potensi. Mereka bertanggung jawab, punya komitmen, dan mampu menjalankan tugas pemerintahan dengan baik. Karena itu, dukungan dari suami dan keluarga sangat penting agar mereka bisa terus berkembang dan berkontribusi lebih besar,” ujar Idah.
Menurutnya, keluarga—baik suami maupun anak—perlu memahami peran dan tanggung jawab perempuan yang menduduki jabatan strategis. Namun demikian, Idah meyakinkan bahwa perempuan tidak akan melupakan peran utamanya dalam keluarga.
“Mereka tetap ibu, tetap istri, dan tetap bagian penting dari keluarga. Perempuan yang berkarier tidak berarti mengabaikan rumah tangga. Justru mereka pandai mengatur waktu, dan saat hari libur akan memanfaatkannya bersama keluarga,” tambahnya.
Idah juga menyinggung kebijakan internal Pemprov Gorontalo berupa penerapan WFA (Work From Anyway) bekerja dari mana saja, setiap hari Jumat, yang memungkinkan terciptanya waktu libur akhir pekan yang lebih panjang. Kebijakan ini, kata dia, menjadi ruang bagi ASN untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga.
“Dengan kebijakan ini, kebersamaan dengan keluarga bisa lebih terjaga. Ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan ASN, termasuk ASN perempuan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wagub Idah mengungkapkan bahwa komitmen Pemprov Gorontalo terhadap kesetaraan dan kemajuan perempuan juga tercermin dari komposisi pejabat yang baru dilantik. Dari pejabat eselon II yang dilantik baru-baru ini, empat di antaranya merupakan perempuan. Ke depan, akan menyusul pelantikan pejabat eselon III dan IV, yang juga membuka peluang besar bagi ASN perempuan untuk mengisi jabatan strategis.
“Perempuan Gorontalo harus bisa lebih maju lagi. Kesempatan sudah terbuka, tinggal bagaimana kita saling mendukung—pemerintah, keluarga, dan lingkungan—agar potensi itu benar-benar berkembang,” pungkas Idah. (Wawan)