GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo terus memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kota Gorontalo yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia, Rabu (22/7/2026).
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Iskandar Moerad, mengatakan koperasi memiliki posisi strategis dalam memperkuat perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas kelembagaan agar koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar.
Menurutnya, penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan usaha yang inovatif menjadi kunci untuk mewujudkan koperasi yang sehat, profesional, dan berdaya saing.
"Penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan usaha yang inovatif merupakan langkah penting agar koperasi semakin profesional, sehat, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya," ujar Iskandar.
Mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", peringatan Hari Koperasi tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas koperasi di tengah dinamika dan tantangan dunia usaha yang semakin kompetitif.
Pemerintah Kota Gorontalo, lanjut Iskandar, juga terus memperluas dukungan melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas pengurus dan pengawas, kemudahan akses pembiayaan, hingga pembukaan peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku koperasi.
Selain itu, sinergi dengan dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan koperasi sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo, hingga pertengahan 2026 terdapat 367 koperasi di Kota Gorontalo. Dari jumlah tersebut, 257 koperasi berstatus aktif, terdiri atas 207 koperasi umum dan 50 Koperasi Kelurahan Merah Putih. Sementara itu, 110 koperasi lainnya tercatat tidak aktif.
Adapun koperasi aktif didominasi oleh 129 koperasi konsumen, disusul 41 koperasi produsen, 23 koperasi simpan pinjam, 11 koperasi jasa, tiga koperasi pemasaran, serta 50 Koperasi Kelurahan Merah Putih.
Iskandar juga menegaskan pentingnya regenerasi dalam gerakan koperasi. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi kebutuhan agar koperasi mampu melahirkan inovasi baru sekaligus menciptakan peluang usaha yang relevan dengan perkembangan ekonomi modern.
"Melalui peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 ini, marilah kita memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong untuk mewujudkan koperasi yang maju, mandiri, profesional, serta mampu menjadi pilar pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo juga memberikan penghargaan kepada 10 koperasi yang dinilai konsisten melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu sebagai bentuk apresiasi atas penerapan tata kelola organisasi yang baik.