Go-Pena Baner

Tuesday, 14 April, 2026

Dari Postingan di Facebook Netizen Gorontalo Ramai Minta MBG Prasmanan, Idah Syahidah Siap Kaji Penerapannya

Responsive image
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat meninjau proses penyaluran MBG secara Prasmanan di lembaga pendidikan yang mencakup jenjang TK, SD, dan SMP di Jalan Pasir Gede Raya No.17, Bojongherang, Cianjur,Jawa Barat. (Foto – Zakir BPG).

GORONTALO - (Go-Pena.id) - Jagat media social Gorontalo Kembali heboh dengan postingan tentang Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang diposting oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah RH. Kali ini tentang kritikan atau hal negatif tentang MBG, tapi postingan yang membuat netizen Gorontalo merasa kalua hal tersebut perlu diterapkan di Provinsi Gorontalo. 
Postingan itu, saat Idah Syahidah berada di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, dimana saat itu Idah membagikan moment penyerahan MBG di salah satu sekolah dengan cara yang tidak biasanya, dimana para Siswa Sekolah Dasar itu dibagikan MBG dalam bentuk prasmanan, satu per satu siswa mengantri, kemudian petugas SPPG membagikan menu lauk pauk dan buahan. Postingan ini langsung dibagikan oleh ribuan netizen Gorontalo, dengan menaruh harapan kepada Wakil Gubernur agar hal tersebut bisa dilakukan di Provinsi Gorontalo. 
Dalam kunjungan tersebut, Wagub Idah diterima oleh Kepala SPPG Nagrak 2 Prima Rasa. Ia meninjau secara langsung proses pengelolaan hingga penyajian menu Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya inovasi penyajian makanan dengan sistem prasmanan.

Usai dari SPPG Nagrak 2, Wagub melanjutkan kunjungan ke Yayasan Kabar Baik, sebuah lembaga pendidikan yang mencakup jenjang TK, SD, dan SMP di Jalan Pasir Gede Raya No.17, Bojongherang, Cianjur. 
Idah Syahidah saat di wawancara, Senin (13/4/2026) menyampaikan bahwa, ia memang berada di Cianjur guna melihat bagaiamana pelaksanaan MBG di Kabupaten tersebut. 
"Disana memang ada SPPG yang menyerahkan secara prasmanan, tapi itu tidak setiap hari, seminggu sekali dengan sekolah yang berbeda. Siswa-siswa sangat senang dengan penyerahan MBG seperti itu, dan itu juga menumbuhkan karakter siswa, karena mereka belajar antrian untuk dapat MBG,"  kata Idah. 
Bagaiamana pola tersebut, apakah bisa diterapkan di Provinsi Gorontalo ?, Idah menyampaikan hal tersebut tentunya akan dibicarakan dengan para pengelola SPPG, karena hal tersebut tentunya membutuhkan lagi perhitungan yang sangat matang. 
"Nanti, setelah saya sampai di Gorontalo, saya akan membicarakan dengan para pengelola SPPG, karena ini sangat bagus buat anak-anak, mereka sangat senang dengan pola tersebut, apalagi saat saya sampai ada juga badut-badut yang menghibur anak-anak. Pola-pola seperti ini tentunya bisa dicoba di Gorontalo," kata Idah. 
Mantan anggota DPR-RI ini menambahkan ada juga SPPG yang mengantarkan omprengan MBG dengan menggunakan motor, karena wilayah pengatarannya tidak bisa ditembus dengan menggunakan mobil. Pengalaman yang telah didapatkan oleh Wakil Gubernur ini tentunya bakal diterapkan di Provinsi Gorontalo. (Wan) 


Share