Go-Pena Baner

Thursday, 01 October, 2026

Dari Hepuhulawa, Gusnar Ismail Dekatkan Alsintan ke Tangan Petani

Responsive image
Gubernur Gusnar Ismail Menyerahkan Alsintan kepada petani di Hepuhulawa. (Foto: Fikri/Gopena.id)

 

 

Limboto, (Go-Pena.id) — Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada petani sebagai bagian dari upaya mendorong optimalisasi lahan pertanian di daerah.

 

Penyerahan bantuan dilakukan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Kamis (1/10/2026).

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo serta puluhan petani penerima bantuan.

 

Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan sebanyak 487 unit alsintan untuk disalurkan kepada petani di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

 

Bantuan tersebut memiliki total anggaran sebesar Rp3.181.855.000. Namun, pada penyerahan kali ini baru sebanyak 41 unit yang diserahkan kepada penerima.

 

Ke-41 alsintan tersebut terdiri dari tiga unit traktor, tiga unit mesin pemangkas dan 35 unit handsprayer.

 

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dalam sambutannya menyambut baik penyaluran bantuan tersebut. Ia menilai bantuan alsintan harus benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian, bukan justru menjadi peralatan yang tersimpan tanpa digunakan.

 

Alih-alih hanya menerima bantuan, Sofyan meminta agar seluruh alat pertanian yang telah diberikan dapat dioptimalkan oleh petani.

 

Menurutnya, pemerintah perlu mengevaluasi apabila terdapat alsintan yang tidak digunakan. Hal itu penting untuk mengetahui kendala yang dihadapi petani sekaligus mencari solusi secara langsung.

 

"Kita akan berkunjung ke lokasi, melihat langsung dan menemukan kendalanya. Kalau ada masalah, kita carikan solusinya," ujar Sofyan.

 

Sofyan juga menyoroti masih banyaknya lahan pertanian yang belum dimanfaatkan secara maksimal di Kabupaten Gorontalo.

 

Ia berharap setelah musim kemarau berakhir, lahan-lahan tersebut dapat kembali dioptimalkan untuk meningkatkan produksi pertanian.

 

"Masih banyak lahan tidur. Mungkin sekarang masih musim kemarau, tetapi pasca kemarau kita tetap bisa maksimalkan lahan yang ada," katanya.

 

Sementara itu Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dalam arahannya menegaskan bahwa bantuan alsintan diberikan untuk mendekatkan sarana produksi kepada petani.

 

"Alat ini kita dekatkan kepada petani, supaya mudah digunakan dan siap digunakan oleh petani," kata Gusnar.

 

Gusnar menjelaskan, terdapat dua jalur utama dalam proses pengusulan bantuan alsintan. Jalur pertama melalui lembaga legislatif, sementara jalur kedua melalui eksekutif, mulai dari pemerintah desa, camat hingga pemerintah kabupaten.

 

Aspirasi tersebut kemudian diteruskan kepada pemerintah provinsi untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan petani.

 

"Kemudian kami di provinsi segera memikirkan aspirasi itu, kemudian langsung diserahkan kepada bapak dan ibu petani," ujarnya.

 

Ia pun meminta seluruh perangkat pemerintahan, baik di tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten, untuk terus memperhatikan kebutuhan petani.

 

Menurut Gusnar, keberadaan alsintan harus mampu memberikan kemudahan bagi petani sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Gorontalo.

 

Penyaluran bantuan ini diharapkan tidak berhenti pada seremonial penyerahan, tetapi benar-benar digunakan untuk mengolah lahan dan mendukung aktivitas petani di lapangan. (Fikri)


Share