GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memastikan pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Nani Wartabone dan Stadion Merdeka berpeluang direalisasikan melalui skema Bantuan Presiden (Banpres). Saat ini, proses tersebut tinggal menunggu penyelesaian Detail Engineering Design (DED) yang tengah disusun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo.
Kepastian tersebut disampaikan Adhan usai memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Pola Kantor Wali Kota Gorontalo, Kamis (23/7/2026).
Menurut Adhan, pemerintah pusat telah memberikan sinyal dukungan terhadap rencana revitalisasi kedua fasilitas olahraga tersebut. Dukungan itu muncul setelah kawasan GOR Nani Wartabone dan Stadion Merdeka menjadi lokasi pendaratan helikopter Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam kunjungan kerjanya ke Gorontalo beberapa waktu lalu.
"Banpres gelanggang itu mendapat bantuan Presiden. Tidak disebutkan nilainya, tergantung DED kita," ujar Adhan.
Ia menjelaskan, besaran anggaran yang akan dikucurkan pemerintah pusat sepenuhnya bergantung pada hasil penyusunan DED sebagai acuan teknis pelaksanaan pembangunan.
Adhan juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo memilih menyerahkan proses pembangunan kepada pemerintah pusat agar pelaksanaannya berjalan lebih efektif dan terhindar dari berbagai persoalan administratif maupun teknis.
"Saya bilang kepada Kepala PUPR, diserahkan ke mereka. Kita menerima manfaat saja, daripada nanti jadi masalah lagi. Saya tidak mau, lebih baik kita menerima yang sudah jadi," tegasnya.
Lebih lanjut, Adhan mengatakan seluruh fasilitas yang akan dibangun di kawasan GOR Nani Wartabone dan Stadion Merdeka akan mengacu pada perencanaan teknis yang telah disiapkan, sehingga hasil pembangunan benar-benar mampu menunjang kebutuhan masyarakat serta pembinaan olahraga di Kota Gorontalo.
Rencana pembangunan melalui skema Banpres tersebut menjadi salah satu agenda strategis yang dibahas dalam rapat Forkopimda. Selain itu, forum juga membahas persiapan Bulan Wawasan Kebangsaan, pengendalian inflasi daerah, pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo, serta berbagai isu strategis lainnya. (*)