GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai mencairkan Gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 2 Juni 2026. Kebijakan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak ASN secara tepat waktu sekaligus mendukung kebutuhan pendidikan keluarga menjelang tahun ajaran baru.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Gorontalo, Sukril Gobel, Selasa (2/6/2026), mengungkapkan bahwa pembayaran Gaji ke-13 dilakukan setelah terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 serta Surat Edaran Kementerian Keuangan Republik Indonesia Nomor S-560/WPB.29/2026 tentang Pembayaran Gaji ke-13 ASN Pemerintah Daerah Tahun 2026.
Menurut Sukril yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum Daerah, sesuai arahan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, proses transfer Gaji ke-13 telah dilakukan langsung ke rekening masing-masing penerima mulai tanggal 2 Juni.
"Pembayaran Gaji ke-13 sudah mulai ditransfer ke rekening ASN penerima sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Sukril.
Ia menambahkan, kondisi kas pada Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi Gorontalo saat ini masih dalam posisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kewajiban pembayaran tersebut.
Adapun total anggaran yang disiapkan untuk Gaji ke-13 mencapai Rp29,24 miliar, yang terdiri dari Rp24,25 miliar untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Rp4,99 miliar untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu. Besaran yang diterima mengacu pada gaji bulan Mei 2026.
Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail berharap Gaji ke-13 dapat dimanfaatkan secara bijak, terutama untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak ASN.
"Pemerintah berharap Gaji ke-13 ini dapat membantu kebutuhan pendidikan anak-anak ASN menjelang tahun ajaran baru," kata Gusnar.
Selain meningkatkan kesejahteraan ASN, pencairan Gaji ke-13 juga diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian daerah, khususnya pada sektor pendidikan yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.(*)