Go-Pena Baner

Tuesday, 28 July, 2026

Dukungan Penuh Gusnar Ismail Antar IAIN Sultan Amai Menjadi UIN

Responsive image
Pertemuan Gubernur Gusnar Ismail bersama civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan Menteri PANRB Rini Widyantini untuk memperjuangkan alih status menjadi UIN. (Foto : Dokumentasi Diskominfotik Gorontalo)

GORONTALO – Komitmen Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dalam memperjuangkan peningkatan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah menetapkan perubahan status IAIN Sultan Amai menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo melalui Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 16 Juli 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting bagi pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Provinsi Gorontalo sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Ahmad Faishal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses alih status tersebut. Secara khusus, ia memberikan penghargaan kepada Gubernur Gusnar Ismail yang dinilai memiliki komitmen kuat sejak awal mengawal perjuangan hingga terbitnya Peraturan Presiden.

"Sejak awal kepemimpinan Bapak Gubernur Gusnar Ismail, beliau memiliki komitmen yang tinggi untuk mengawal dan berjuang alih status IAIN sampai terbitnya Perpres tentang UIN Sultan Amai Gorontalo. Kami selalu mendapatkan dukungan dari bapak gubernur, bahkan bersama beliau menemui sejumlah pejabat di lintas kementerian," ujar Ahmad Faishal, Selasa (28/7/2026).

Senada dengan itu, Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Mahmud Bobihu, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi erat antara civitas akademika, Kementerian Agama, dan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Menurutnya, Gubernur Gusnar Ismail memberikan kontribusi yang sangat signifikan melalui dukungan kebijakan, komitmen terhadap pengembangan infrastruktur pendidikan, serta konsistensi dalam mendorong terpenuhinya seluruh persyaratan transformasi kelembagaan.

"Transformasi kelembagaan ini adalah buah dari kolaborasi dan sinergi yang kokoh. Secara khusus, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail beserta seluruh jajaran Pemprov Gorontalo. Dukungan kebijakan, komitmen pengembangan infrastruktur pendidikan, serta visi beliau dalam memajukan sumber daya manusia Gorontalo menjadi fondasi kuat yang melancarkan jalan IAIN beralih status menjadi UIN Sultan Amai," kata Mahmud.

Ia menambahkan, perhatian yang diberikan Gubernur Gusnar Ismail menunjukkan keberpihakan Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap penguatan daya saing pendidikan di daerah.

Dengan resmi berstatus sebagai UIN Sultan Amai Gorontalo, diharapkan perguruan tinggi tersebut mampu memperluas pengembangan program studi, meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. (*)


Share