Go-Pena Baner

Monday, 16 February, 2026

Api Berkobar di Desa Pangi, Kerugian Ditaksir Rp500 juta

Responsive image
Petugas Damkar Boalemo bersama warga saat memadamkan api yang melahap dua rumah dan lapak usaha di Desa Pangi

GOPENA, ID, BOALEMO - Dua unit rumah milik warga dan sejumlah petak usaha ludes dilalap api. Kebakaran hebat ini terjadi di Desa Pangi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, sekitar pukul 10.10 Wita pada Jumat (1/8/2025). 

Berdasarkan informasi yang sudah dirangkum Gopena, kedua rumah tersebut milik Cangi Buluna (60) dan Megawati Buluna (29) yang berprofesi sebagai wiraswasta. Dari keterangan saksi, api pertama kali terlihat oleh Megawati. Ia melihat asap dan api keluar dari ventilasi kamar dan langsung menjalar ke atap rumah.

"Waktu itu saya lagi masak di dapur. Saat liat api membesar, saya langsung matikan kompor dan lari selamatkan anak saya yang masih usia 8 bulan di kamar," ungkap Megawati. 

Di saat yang sama, Cangi Buluna yang hendak masuk rumah melihat api sudah membesar dan menjalar ke atap bangunannya. Karena jarak rumah yang berdekatan, kobaran api dengan cepat merembet dan membakar kedua bangunan. 

Api juga menjalar ke lima petak usaha milik pemerintah desa yang berada di dekat lokasi. Petak-petak itu digunakan untuk berjualan dan sebagai loket PDAM.

Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Boalemo, Regu Brama, bergerak cepat ke lokasi usai menerima laporan pukul 10.30 Wita. Tim tiba 10 menit kemudian dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 12.00, lanjut pendinginan dilakukan hingga pukul 12.10 Wita.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seluruh isi rumah dan petak usaha habis terbakar. Beberapa barang yang ikut hangus antara lain dua kulkas, dua televisi, mesin cuci, AC, kipas angin, ponsel, serta dokumen penting seperti ijazah, sertifikat tanah, kartu keluarga, akta kelahiran, dan buku nikah. Kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik dari kabel tidak berstandar nasional (SNI) yang digunakan untuk menyambung kulkas. Aparat TNI, Polri, Camat Dulupi, dan perangkat desa turut membantu dalam proses evakuasi dan penanganan kebakaran. Saat ini, situasi sudah dinyatakan aman dan kondusif. (Ren)


Share