Go-Pena Baner

Monday, 30 March, 2026

Adhan Dambea: Momentum HUT Kota Gorontalo ke-298 Dorong Kolaborasi Bangun Kota yang Lebih Maju

Responsive image
Suasana rapat paripurna DPRD Kota Gorontalo dalam rangka HUT Kota Gorontalo ke-298. (Foto: Fazri)

PEMKOT - Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel beserta jajarannya menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Gorontalo dalam rangka HUT ke-298 Kota Gorontalo. Senin, (30/3/2026) di Aula I DPRD.

Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gorontalo ke-298 ini menjadi momentum refleksi dan perencanaan langkah strategis untuk masa depan kota Serambi Madinah (Gorontalo).
 
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh elemen masyarakat yang turut berperan dalam pembangunan kota selama Adhan dan Indra menjabat.

"Momentum hari ulang tahun ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi ruang refleksi untuk melihat kembali perjalanan panjang Kota Gorontalo, menilai capaian yang telah diraih, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk masa depan yang lebih baik," ucap wali kota Adhan.
 
Lebih lanjut Adhan menyampaikan meski peringatan tidak dilakukan tepat pada tanggal lahir kota (19 Maret) karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, semangat memperingati tetap dirasakan dan disemarakkan melalui berbagai kegiatan, termasuk lomba cipta logo HUT kota yang telah menghasilkan desain resmi yang digunakan saat ini.
 
Wali Kota dua periode ini mengungkapkan beberapa capaian pembangunan yang menunjukkan tren positif, terutama di sektor ekonomi. Pada tahun 2025, laju pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo mencapai 5,74 persen, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Bahkan pada triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 6,82 persen.
 
"Struktur perekonomian kita semakin kokoh, didukung oleh sektor perdagangan, jasa, konstruksi, serta transportasi dan pergudangan. Hal ini menegaskan karakter Kota Gorontalo sebagai kota jasa," jelasnya.
 
Selain ekonomi, capaian juga tercatat pada indikator kesejahteraan masyarakat. Persentase penduduk miskin turun menjadi 5,31 persen (turun 0,43 poin dibanding 2024), dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 79,97. Kota juga memperoleh pengakuan nasional melalui indeks daya saing daerah.
 
Akan tetapi, Adhan juga mengakui bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan, antara lain urbanisasi, keterbatasan lahan, dan kebutuhan infrastruktur yang terus meningkat. Oleh karena itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan memperkuat semangat kolaborasi.
 
"Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat," ucapnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Adhan juga menyampaikan visi Kota Gorontalo ke depan: menjadi kota yang mandiri secara ekonomi, unggul dalam pelayanan, berkelanjutan dalam pembangunan, serta tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan religius sebagai Kota Serambi Madinah.
 
"Melalui momentum HUT ke-298 ini, mari kita jadikan sebagai titik penguatan komitmen bersama untuk terus bekerja, berkarya, dan berinovasi demi kemajuan kota yang kita cintai," pungkasnya. (Adv)


Share