Go-Pena Baner

Thursday, 27 August, 2026

Adhan Dambea Kecam Tindak KDRT : Usai Tiba dari Manado, Langsung Jenguk Korban

Responsive image
Suasana Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea yang menjenguk korban KDRT, Kamis (27/8/2026). (Foto : Pemkot)

Catatan Redaksi: Kekerasan dalam rumah tangga bukan solusi dalam menyelesaikan persoalan. Setiap masalah keluarga hendaknya diselesaikan dengan komunikasi, musyawarah, dan cara-cara yang tidak membahayakan keselamatan siapa pun. Jangan ditiru.

 

GORONTALO – Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menjenguk SM, korban penikaman yang terjadi di sebuah indekos di Jalan Kasuari, Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (22/8/2026). SM menjadi korban penikaman yang diduga dilakukan suaminya sendiri, FM (26), saat keduanya berada di tempat indekos.

Adhan datang untuk melihat langsung kondisi korban sekaligus menyampaikan keprihatinannya atas kasus kekerasan yang terjadi dalam lingkungan keluarga tersebut.

Adhan yang baru tiba dari Kota Manado, Sulawesi Utara, usai menjalankan agenda pemerintahan, mengecam tindakan kekerasan yang dialami korban. Menurutnya, persoalan dalam rumah tangga seharusnya diselesaikan melalui komunikasi dan mencari jalan keluar, bukan dengan kekerasan.

“Saya tidak mau masuk ke intern keluarga. Hanya saja, kalau ada masalah, cari solusi, bukan main tusuk seperti ini,” tegas Adhan saat diwawancarai usai menjenguk korban, Kamis (26/8/2026).

Ia menilai persoalan rumah tangga tidak seharusnya berujung pada tindakan yang membahayakan keselamatan pasangan.

Jika hubungan sudah tidak dapat dipertahankan, Adhan meminta persoalan tersebut diselesaikan secara baik-baik tanpa mengedepankan emosi dan kekerasan.

“Kalau tidak mampu mengurus lagi, kembalikan ke orang tua. Ini kejadian yang sangat luar biasa, korban mengalami 17 tusukan,” ujarnya.

Adhan berharap kasus serupa tidak kembali terjadi di Kota Gorontalo. Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya para pria, agar mampu mengendalikan emosi dan tidak menjadikan kekerasan sebagai jalan keluar ketika menghadapi persoalan keluarga.

“Saya harap tidak ada lagi kejadian semacam ini,” tandasnya. (*) 


Share