UNG - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 di Desa Bulota resmi berakhir setelah dilaksanakan selama 45 hari dengan fokus utama pada pemberdayaan masyarakat dalam melakukan monitoring kualitas air danau. Seluruh program kerja yang dirancang mahasiswa bersama pemerintah desa dan masyarakat berhasil dituntaskan dengan baik.
Program tersebut dinilai berhasil meningkatkan kemampuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya di kawasan Danau Limboto.
Melalui pelatihan dan pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN, masyarakat Desa Bulota kini mampu melakukan pemantauan kualitas air secara mandiri, termasuk menginterpretasikan hasil pengukuran berdasarkan peraturan dan standar yang berlaku.
Dari hasil monitoring yang dilakukan bersama masyarakat, diketahui bahwa kualitas air Danau Limboto masih berada pada kategori aman untuk peruntukan kelas III. Kondisi tersebut berarti air danau masih layak dimanfaatkan untuk pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, pengairan tanaman, dan peruntukan lain yang sejenis.
Penarikan mahasiswa KKN Tematik Desa Bulota dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan tersebut didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) 1, Dewi Diana Paramata, S.Pd., M.Pd., dan DPL 2, Mulyani Zahra Paramata, S.T., M.T.
Dalam prosesi penarikan, Kepala Desa Bulota, Burhan Rachman, S.Sos., secara resmi menyerahkan kembali 10 mahasiswa KKN Tematik kepada pihak kampus sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pengabdian di desa tersebut.

Pihak desa mengapresiasi kontribusi mahasiswa yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kualitas air dan lingkungan Danau Limboto secara berkelanjutan.
Sementara itu, para dosen pembimbing berharap program yang telah dijalankan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat sehingga upaya pelestarian lingkungan di kawasan Danau Limboto dapat berjalan secara berkesinambungan. (*)