Jakarta - Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gorontalo, Rusli Habibie, secara tegas mengaspirasikan penambahan kuota BBM untuk Provinsi Gorontalo dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Kepala BPH Migas, Direksi PT Pertamina (Persero), PT Pertamina International Shipping, dan PT Pertamina Patra Niaga. Selasa (27/01/2025)
Dalam forum resmi tersebut, Rusli Habibie menegaskan bahwa perekonomian Gorontalo pada 2026 terus bergerak maju, seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah. Kondisi ini, menurutnya, berdampak langsung pada kenaikan kebutuhan BBM yang harus direspons dengan kebijakan kuota yang memadai.
“Pertumbuhan ekonomi daerah harus diimbangi dengan ketersediaan energi. Karena itu kami meminta BPH Migas menambah kuota BBM untuk Gorontalo agar pembangunan dapat berjalan optimal,” tegas Rusli. Aspirasi tersebut dituangkan secara resmi dan diserahkan langsung kepada BPH Migas untuk ditindaklanjuti.
Dalam RDP yang sama, Komisi XII DPR RI juga mendesak BPH Migas dan jajaran direksi Pertamina untuk menjamin ketercukupan pasokan BBM dan LPG sepanjang 2026, termasuk menjelang Hari Raya Imlek, Ramadan, dan Idulfitri, serta memastikan kelancaran penyaluran BBM bersubsidi, khususnya di wilayah 3T. (*)