Go-Pena Baner

Sunday, 11 January, 2026

Royal Mystical of Egypt, Grand Q Hotel Gorontalo Ajak Tamu Bertualang ke Mesir Kuno Sambut Tahun Baru 2026

Responsive image
Sambut malam tahun baru di Grand Q Hotel Kota Gorontalo dengan Tema Royal Mystical of Egypt.

Menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026, Grand Q Hotel Gorontalo kembali menyiapkan kejutan spesial bagi masyarakat Gorontalo dan para tamunya.

Kali ini, hotel yang konsisten menghadirkan pesta akhir tahun bertema unik itu mengajak pengunjung bertualang ke suasana Mesir Kuno melalui perayaan bertajuk “Royal Mystical of Egypt”.

Dilansir dari Komparasi.id (JMSI), Sebagai salah satu hotel yang terus eksis di Bumi Serambi Madinah, Grand Q tak pernah kehabisan ide dalam menghadirkan pengalaman berbeda setiap malam pergantian tahun. Jika tahun lalu pengunjung diajak masuk ke dunia magis melalui tema “Enchanted Forest: A Whimsical Magic Night”, maka tahun ini Grand Q tampil lebih berani dan eksotis dengan sentuhan kerajaan Mesir kuno.

Pada malam tahun baru nanti, kemeriahan tidak hanya datang dari hiburan megah, tetapi juga dari dinner spesial bertema Mesir yang dirancang untuk memanjakan seluruh indera. Sajian buffet kaya rasa, dekorasi penuh detail, hingga atmosfer eksotis akan menyatu dalam satu cerita besar: Royal Mystical of Egypt.

Begitu memasuki lobby Grand Q Hotel Gorontalo, pengunjung akan langsung disambut nuansa Mesir yang kental. Replika piramida, alunan live music, pertunjukan belly dance, layanan tarot reading, exclusive countdown party, hingga stand photobox siap menjadi bagian dari pengalaman malam pergantian tahun yang tak biasa.

Asisten Marketing Manager Grand Q Hotel Gorontalo, Gadisha Putri Stefiadilta Sabubu, menjelaskan bahwa konsep dekorasi dibuat secara menyeluruh dan detail.

“Di sisi kanan lobby akan ada live music, di sisi kiri kami hadirkan nuansa pasir yang didukung video 360 derajat. Sementara di area lounge tersedia spot foto bagi pengunjung,” ujarnya.

Tak hanya lobby, area meeting room juga disulap total menjadi area makan malam dengan konsep all you can eat. Selain hidangan utama, pengunjung akan dimanjakan dengan dessert unik yang dihias menyerupai piramida. Hiburan musik band turut melengkapi suasana agar pengalaman bersantap terasa semakin istimewa.

Meski mengusung tema Mesir, Gadisha menegaskan bahwa konsep ini murni sebagai hiburan.

“Tidak ada patung firaun. Ini hanya konsep Mesir kuno untuk hiburan semata,” jelasnya.

Menariknya, sebelum tema ini diputuskan, pihak Grand Q melakukan konsultasi, salah satunya dengan Mr. Noe, warga asli Mesir yang merupakan kerabat salah satu karyawan hotel.

“Kami ingin memastikan konsep ini tetap menghormati budaya dan tradisi Mesir,” tutur Gadisha.

Menurutnya, tema Mesir justru mendapat respons positif. Selain menghadirkan kemeriahan, konsep ini dinilai mampu mengobati rindu warga Mesir yang berada di Indonesia, maupun masyarakat Indonesia yang pernah berkunjung ke Negeri Piramida. Dukungan pun diberikan selama konsep tersebut tidak mengganggu nilai budaya dan ibadah.

Untuk semakin menghidupkan suasana, para karyawan Grand Q juga akan tampil sebagai talent dengan mengenakan kostum khas Mesir, sehingga pengunjung benar-benar merasa seolah sedang berada di tanah Mesir. Seluruh rangkaian kegiatan akan terpusat di area lobby hotel.

Gadisha menambahkan, tema Royal Mystical of Egypt merupakan hal baru di Gorontalo.

“Kami selalu berusaha menghadirkan tema yang belum pernah ada. Jika tema itu sudah dipakai hotel lain, kami tidak akan menggunakannya. Setiap konsep selalu kami kerjakan secara total, baik dari dekorasi maupun penampilan,” tegasnya.

Meski sempat muncul pro dan kontra di internal, termasuk dari karyawan berlatar belakang Islami, seluruh masukan dijadikan bahan evaluasi.

“Sebelum tema ini dirilis, kami berdiskusi langsung dengan orang Mesir mengenai hal-hal yang tidak boleh ditampilkan. Semua yang berpotensi mengganggu kami hilangkan. Tujuannya agar pesta tahun baru tetap meriah, aman, dan sukses,” pungkas Gadisha.

Dengan konsep matang dan eksekusi total, Grand Q Hotel Gorontalo siap menghadirkan malam tahun baru yang tak biasa—sebuah perjalanan singkat ke Mesir kuno, tanpa harus meninggalkan Gorontalo. (*)


Share