GORONTALO (Go-Pena.id) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI secara resmi meluncurkan tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024. Peluncuran ini disaksikan langsung oleh Sekretaris Dewan DPRD kota Gorontalo N. R. Monoarfa, pada Selasa (7/5/24) di Rumah Adat Dulohupa kota Gorontalo, yang di hadiri ketua dan anggota KPU kota Gorontalo,ketua tim pemeriksa daerah provinsi Gorontalo,para pimpinan Forkopimda kota Gorontalo,Sekretaris KPU provinsi Gorontalo,ketua dan anggota KPU kota Gorontalo,ketua Bawaslu kota Gorontalo,pimpinan instansi Vertikal,Kepala DPD,Camat,dan Lurah sekota Gorontalo,Pimpinan partai politik tingkat kota Gorontalo.
N. R Monoarfa menyampaikan untuk pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah
dari beberapa prosesi yang ia ikuti dan cermati insyaallah kurang lebih 204 hari lagi kita masuk pada pemilihan artinya tanggal 27 november 2024 sudah masuk pemilihan maka oleh karena itu yang sangat di perlukan adalah tanggung jawab semua unsur dalam hal suksesnya pemilihan kepala daerah ini, bukan hanya saja KPU sebagai penyelenggara akan tetapi semua pihak termasuk pemerintah daerah baik di tingkat kelurahan,kecamatan,sampai dengan di tingkat-tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) itu bertanggung jawab untuk suksesnya pemilihan daerah tersebut, artinya kalau di sukses pemilihan kepala daerah berarti partisipasi pemilih itu meningkat karena masyarakat tau persis dan sadar bahwa penting untuk memberikan hak suaranya di saat pemilihan suara tersebut. “Kadang kala masyarakat itu golput karena ini tanggung jawab kita semua di lapisan masyarakat insyaallah partisipasi pemilih meningkat dan insyaallah akan menghasilkan hasil yang berkualitas,”jelas N. R. Monoarfa, artinya yang terpilih nanti betul-betul orang yang di pilih oleh rakyat berkualitas
Kemudian N. R. Monoarfa menegaskan adapun tanggung jawab semua unsur agar tidak ada yang di namakan atau interversi-interversi politik. ASN,PNS,mulai dari pejabat sampai TPKD ini di harapkan agar semua bisa berpartisipasi aktif dan menjaga tidak terjadi kecurangan dalam demokrasi tersebut. sehingganya untuk wilayah sekretaris DPRD sendiri kurang lebih ada 100 lebih aparat di sana senantiasa untuk menjaga netralitas untuk sekretatiat DPRD
“Saya tidak berbicara mengenai institusi orang lain tapi yang ada di wilayah saya, saya akan jaga dengan baik karena berkaca dari pileg kemarin," pungkasnya.(Mg-Nurul)