Gorontalo – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menggelar sidang senat terbuka dalam rangka MILAD ke-18 sekaligus Wisuda Pascasarjana, Profesi, dan Sarjana Tahun 2026. Perhelatan sakral ini berlangsung khidmat di Gedung Indoor UMGO pada Selasa (14/7/2026).
Pada prosesi wisuda tahun ini, UMGO resmi mengukuhkan sebanyak 337 wisudawan baru. Acara ini turut dihadiri oleh tokoh nasional sekaligus Pengurus Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Wakil Bupati Gorontalo, unsur Forkopimda, serta seluruh jajaran Civitas Akademika UMGO.
Rektor UMGO, Prof. Dr. H. Abd. Kadim Masaong, M.Pd., dalam sambutannya menganalogikan usia ke-18 UMGO layaknya seorang remaja yang sedang bertransisi menuju kedewasaan penuh. Usia ini ditandai dengan perkembangan fisik yang matang, cara berpikir kritis-abstrak, pencarian identitas, serta kemandirian yang terus meningkat.
"Demikian pula dengan UMGO di usia ke-18 tahun ini. Kami terus berhias, menata, dan mengembangkan diri agar menjadi kampus yang lebih menarik dan memikat," ujar Prof. Kadim.
Salah satu langkah penataan fisik yang kini menjadi perbincangan hangat di masyarakat adalah pemindahan pintu utama kampus ke Jalan A. Wahab. Jalur ini merupakan poros utama strategis menuju pusat Kota Gorontalo, yang membuat wajah baru UMGO kian megah dan mudah diakses.
Lebih dari sekadar mempercantik infrastruktur fisik, Rektor menegaskan bahwa UMGO tengah mematangkan arah kebijakan strategisnya. Mengacu pada visi persyarikatan melalui Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2045 dan Rencana Strategis (Renstra) 5 tahunan, UMGO kini resmi memasuki fase penting.
"Saat ini, UMGO tengah menapaki fase kedua sesuai dengan Rencana Induk Pengembangan, yaitu Excellent and Leading University periode 2026-2030," jelasnya.
Lebih lanjut dalam sambutannya, Prof. Kadim Masaong dengan bangga memaparkan kesiapan fasilitas penunjang akademik di UMGO yang sudah sangat memadai, canggih, bahkan mampu bersaing dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Salah satu fasilitas unggulan yang dimiliki UMGO saat ini adalah Meja Anatomi Digital (Anatomage Table) canggih di Fakultas Kedokteran. Perangkat medis interaktif dengan layar sentuh besar ini menampilkan rekonstruksi visual 3D tubuh manusia secara presisi.
"Teknologi ini merevolusi pendidikan kedokteran dan pelatihan klinis di UMGO. Mahasiswa dapat melakukan simulasi bedah secara virtual dengan eksplorasi anatomi berlapis tanpa ketergantungan pada spesimen mayat (cadaver)," pungkas Rektor.
Selain itu, kenyamanan belajar mahasiswa juga menjadi prioritas utama. Hingga pertengahan tahun 2026 ini, fasilitas gedung, ruang kuliah, serta laboratorium di Universitas Muhammadiyah Gorontalo tercatat sudah lebih dari 90% full AC.