Go-Pena Baner

Sunday, 24 September, 2023

Ini Dia Makna Hari Lahir Pancasila Menurut Aktivis Muda Gorontalo, Nomor 5 Paling Manis

Responsive image
Ilustrasi Pancasila

GORONTALO (Go-pena.id)-Makna Hari Lahir Pancasila menyimpan sejarah dan nilainya tersendiri yang mesti diketahui oleh para generasi bangsa Indonesia. Sebagai makhluk yang memiliki motivasi hidup masing-masing, tentu kita banyak terinspirasi dari setiap sila Pancasila itu sendiri.

Tidak ada generasi emas Indonesia yang lahir lalu mati tanpa melibatkan nilai Pancasila dalam episode hidupnya. Berhubung hari ini bertepatan dengan tanggal 1 Juni 2023 yang diperingati dengan Hari Lahir Pancasila, maka go-pena.id telah merangkum beberapa makna Hari Lahir Pancasila dari beberapa aktifis muda Gorontalo, sahabat pena barangkali ada yang kenal dengan profil mereka.

1. Agung Datau (Ketua Forum Komunimasi Pelajar Mahasiswa Kota Gorontalo 2022-2023)

Aktifis Jebolan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo ini selain memiliki punya karisma cukup tinggi, dia juga penuh makna dalam menilai Hari Lahir Pancasila.

“Pancasila adalah identitas Bangsa Indonesia yang sangat kental akan makna toleransi serta kesetiaan. Terlahir dengan perjuangan panjang maka sebagai anak muda bangsa sudah sepatutnya kita menjadi keutuhannya. Hari lahir Pancasila memiliki makna bagi kita semua tidak hanya menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara ataupun tujuan berbangsa namun turut menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari. Seandainya saja kita terkhususnya para pemimpin di daerah gorontalo mengimplementasikan Pancasila dgn baik dan benar, maka daerah ini akan maju dn akan keluar dari angka daerah termiskin no 5. Sayangnya, penerapan Pancasila dalam kehidupan hari-hari makin jauh dari nilai Pancasila, sehingga pada prakteknya belum mampu mencerahkan batin dan lahir rakyat”.

2. Zakaria (Mantan Ketua Koordinator BEM Gorontalo)

Dikenal dengan keberaniannya melawan rezim yang tidak pro-rakyat, Zakaria juga aktifis yang tidak memiliki rasa takut sedikitpun jika melakukan perlawanan masa.

“1 Juni sebagai hari lahir Pancasila, bukan sekedar gagap gempita perayaan ritus-ritus simbolis (upacara), namun harus pada subtansi pemaknaan, serta penghayatan yang di lakoni oleh setiap onggok daging yang dinamakan manusia Indonesia dalam kehidupan. Selamat memperingati hari lahir Pancasila bagi seluruh rakyat Anduniesia yang terhormat".

3. Fanridhal Engo (Ketua Senat Fakultas Syariah IAIN Gorontalo 2021)

Karir Aktifisnya padam pada 2022, pemuda asal Gorontalo Utara itu berhenti melakukan perlawanan kepada rezim disebabkan keresahannya akan demonstrasi yang kerap ditunggangi. Meski mulutnya berhenti berorasi, jarinya tak berhenti mengkritik dengan tulian.

"Sebagai ideologi bangsa yang dilahirkan, Pancasila masih meninggalkan misteri kebabasan rakyat dan keadilan sosial,  saya percaya bahwa pemerintahan dari rakya oleh rakat dan untuk rakyat tidak akan pernah mati dari atas bumi jika Pancasila benar-benar diamalkan sepenuh hati”.

4. Adrian Pianus (Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Gorontalo Utara 2022-2023)

Aktifis yang mendalami ilmu komunikasi politik di IAIN Gorontalo ini punya tujuan luhur dalam hidupnya, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa yang senada dengan amat UUD 1945.

"Selain mengenang, menghormati, Menghargai para pahlawan pediri bangsa. Bagi saya hari lahir pancasila adalah semiotik. Memperkuat silaturahim dengan dasar sejarah,  Merajut keberagaman, serta Mengelolah perbedaan”.

5. Elmawati Jaya (Ketua Paguyuban Kecamatan di Gorontalo Utara)

Aktifis manis Gorontalo berdarah Bugis ini punya visi Pancasila yang mendalam diperjalanan hidupnya terbukti dari cuitannya berikut:

"Memaknai hari lahir pancasila, tentunya setiap individu akan memaknai secara bervariasi. Tergantung pada keyakinan dan pandangan masing-masing. Pancasila merupakan dasar negara yang menjadi ideologi negara dan menjadi panduan dalam kehidupan. Pada momen kelahiran pancasila ini sangatlah penting untuk merayakan keberagaman, kebersamaan, dan persatuan. Memperkuat kesatuan di masyarakat ataupun menguatkan hubungan sosial".

6. Syahril Rajak (Aktivis lingkungan di Kabupaten Pohuwato)

Darah aktifisnya mengalir deras saat ia bergabung dengan organisasi Muhammadiyyah di kampunya, getol melawan kezaliman dan cinta damai.

“Hari lahir Pancasila kali ini adalah di mana rakyat jelata semangat bangun dari penderitaannya, penguasa semangat menambah kerakusan nya..maka mari selalu kita gaungkan semngat membangun kesetaraan di setiap moment " hari besar nasional terutama hari lahir Pancasila”.

Demikian makna hari lahir pancasila bagi aktifi muda Gorontalo, go-pena hanya mencantumkan beberapa aktifis yang bisa dijangkau oleh keterbatasan akses yang dimiliki. Terimakasih dan selamat hari lahir Pancasila.


Share