Go-Pena Baner

Sunday, 21 July, 2024

Gerindra Sepakat Tolak Sistem Proporsional Tertutup di Pemilu 2024

Responsive image
ketua harian DPP Gerindra Sufni Dasco Ahmad (tengah) dan Elnino Husai Moho (kiri). foto/Novi

GO-PENA.ID-Penggunaan sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024 nanti dalam waktu dekat akan diputuskan, sedikitnya ada 8 partai yang sepakat untuk menolak sistem tersebut. Gerindra salah satunya.

Partai berlambang Garuda itu dengan tegas menolak sistem yang dinilai melemahkan demokrasi itu. Hal ini berdasarkan kegundahan para kader Gerindra yang juga merasa hal itu kurang ideal dengan jika diterapkan di demokrasi Indonesia.

“Kami telah sepakat dengan 8 partai lainnya, bahwa kami memilih proporsional terbuka dalam menjaga era demokrasi atau menjaga rakyat Indonesia,” jelas ketua harian DPP Gerindra Sufni Dasco Ahmad ke awak media usai melaksanakan Apel Akbar di Gedung GPCC Kota Gorontalo, Rabu (31/05/2023).

Tanggapan Dasco itu juga senada dengan suara fraksi-fraksi di DPR, mereka berdalih ingin menjaga kestabilan iklim demokrasi Indonesia.

Dasco pun membocorkan alasan Partai Gerindra lebih memilih mendukung sistem Pemilu Proporsional Terbuka karena terdiri banyak unsur. Dimana kader Partai Gerindra diisi sejumlah unsur seperti tokoh masyarakat, petani, nelayan, pensiunan guru dan purnawirawan.

“Tentunya, didalam sistem proporsional terbuka itu memberikan kesempatan dan hak yang sama kepada para caleg (calon legislatif) untuk kemudian mendapatkan kursi mewakili Gerindra di parlemen, baik di DPRD maupun DPR RI," terang Dasco.

Ia menandaskan bahwa  Partai Gerindra akan mendukung Elnino pada Pemilu 2024 untuk menjadi Calon Gubernur Gorontalo.

“Gerindra akan dukung Elnino jadi Gubernur Gorontalo,” Tutupnya. (ip03-novi).


Share