GORONTALO - Ratusan petani dan nelayan yang memadati Aula Universitas Gorontalo memberikan sambutan hangat dan antusias atas kedatangan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, pada Selasa (23/6/2026). Kehadiran Wamentan dalam rangkaian kegiatan PENAS XVII tersebut didampingi langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Setibanya di lokasi, Sudaryono langsung dikerumuni oleh para peserta yang berebut untuk bersalaman dan menyapa langsung. Momen ini menunjukkan kerinduan dan besarnya harapan para petani serta nelayan di daerah untuk berdialog langsung dengan sang Wakil Menteri.
Dalam acara bertajuk Kopdar Tani dan Nelayan Bareng Mas Dar ini, Wamentan menyampaikan pidato yang membakar semangat para hadirin. Ia menekankan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sektor pangan, pertanian, dan kelautan telah ditetapkan sebagai andalan program nasional untuk membawa kemajuan dan kesejahteraan bangsa.
"Cara yang dipilih oleh rakyat adalah cara ala Presiden Prabowo. Bagaimana cara mengelola negara menuju negara yang sejahtera, adil, makmur, dengan cara menempatkan sektor pangan, pertanian, dan kelautan menjadi andalan programnya," ujar Sudaryono
Sudaryono juga menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen sektor pertanian mulai dari HKTI, KTNA, asosiasi tani, hingga akademisi dan mahasiswa untuk menyukseskan program unggulan ini. Menurutnya, sektor pertanian tidak boleh berjalan sendiri tanpa dukungan penuh dari para ahlinya.
Di tengah pidatonya, suasana menjadi cair dan emosional saat Sudaryono menceritakan latar belakang dirinya yang juga lahir dari keluarga petani di Jawa Tengah. Ia mengisahkan bagaimana orang tuanya yang tidak lulus SD dahulu mendorongnya untuk belajar giat agar nasibnya bisa berubah.
"Dulu bapak saya bilang, 'Kamu boleh tidak memiliki sawah, asal belajar'. Jadi anak petani itu harus rajin belajar," kenangnya.
Berkat ketekunan tersebut, Sudaryono berhasil menempuh pendidikan hingga ke luar negeri, menguasai bahasa Jepang, bahkan menulis skripsi dalam bahasa tersebut. Kisah inspiratif ini sengaja ia bagikan untuk memotivasi anak-anak petani di Gorontalo bahwa mereka pun memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan sukses.
Di akhir acara, Sudaryono menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Rektor Universitas Gorontalo, para bupati yang hadir, serta seluruh jajaran panitia, termasuk Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), atas terselenggaranya acara yang luar biasa ini. Beliau juga berjanji akan memberikan dukungan penuh bagi program-program pertanian yang diajukan oleh pihak kampus demi kemajuan sektor pangan di Gorontalo. (Fikri)