LIMBOTO, GOPENA.ID – Upaya menyiapkan generasi emas Indonesia 2045 harus dimulai sejak anak berada dalam kandungan. Pemenuhan gizi, kesehatan, pola asuh, hingga stimulasi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dinilai menjadi fondasi penting dalam mencegah stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi, saat membuka Sosialisasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak dan Pencegahan Stunting di Hotel Fox, Kota Gorontalo, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Investasi Terbaik Dimulai dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak Menuju Generasi Emas Indonesia 2045” itu diikuti Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Gorontalo, tenaga kesehatan, pendidik, serta sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor.
Menurut Maryam, periode 1.000 HPK yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun merupakan fase krusial bagi pertumbuhan fisik sekaligus perkembangan otak.
“1.000 hari pertama kehidupan merupakan masa emas yang sangat menentukan masa depan anak. Pada periode ini, fondasi kesehatan dan kecerdasan anak mulai dibangun,” ujar Maryam.
Ia menegaskan, persoalan stunting tidak sebatas menyangkut pertumbuhan fisik anak. Kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi kemampuan belajar, kecerdasan, produktivitas, hingga kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang.
Karena itu, pencegahan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah atau sektor kesehatan. Keluarga dan masyarakat memiliki peran penting, termasuk memastikan ibu mendapatkan asupan gizi yang baik, melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta memberikan pola asuh dan stimulasi yang sesuai sejak dini.
“Anak yang sehat akan lebih siap belajar dan berkembang secara optimal. Pencegahan stunting bukan tugas satu sektor, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Maryam juga mendorong Bunda PAUD kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendidik, kader, serta tokoh masyarakat untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Edukasi mengenai pentingnya 1.000 HPK, kata dia, perlu terus diperkuat dan diteruskan kepada keluarga, terutama ibu hamil, ibu menyusui, serta orang tua yang memiliki anak usia dini.
Ia berharap sinergi lintas sektor tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun generasi Kabupaten Gorontalo yang sehat, cerdas, dan memiliki fondasi pendidikan yang kuat sejak usia dini.
“Generasi Emas Kabupaten Gorontalo harus dibangun dari anak-anak yang sehat, cerdas, dan mendapatkan pendidikan yang baik sejak usia dini,” pungkasnya. (Fikri)