GORONTALO – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan apresiasi terhadap progres pelaksanaan program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Gorontalo.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi progres program Bedah Rumah melalui Zoom, Senin (21/9/2026).
Pada tahun 2026, Gorontalo mendapat alokasi program BSPS sebanyak 6.066 unit rumah. Berdasarkan data per 21 September 2026, realisasi keuangan Satker PKP Provinsi Gorontalo telah mencapai Rp53,48 miliar dari total pagu Rp85,60 miliar atau sekitar 60,99 persen.
Dari total alokasi tersebut, sebanyak 3.354 unit telah terealisasi secara keuangan. Sementara 98 unit rumah telah selesai 100 persen secara fisik.
Di lapangan, proses verifikasi juga terus berjalan. Hingga saat ini, verifikasi telah selesai dilakukan terhadap 4.684 unit.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.147 unit atau 45,83 persen telah direkomendasikan sebagai Calon Penerima Bantuan (CPB), sementara 2.674 unit telah mengantongi Surat Keputusan (SK) PPK.
Tak hanya program Bedah Rumah, dukungan sektor perumahan lainnya juga menunjukkan progres. Realisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 1.073 unit dari total kuota tahun 2026 sebanyak 2.067 unit.
Sementara itu, insentif pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) telah terealisasi untuk 196 unit, sedangkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) mencapai 300 unit. Realisasi tersebut tercatat paling banyak berada di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo.
Menanggapi laporan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasinya terhadap progres yang dicapai Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail.
Maruarar bahkan menyatakan akan datang langsung ke Gorontalo pada November mendatang untuk melihat progres program tersebut sekaligus bertemu dengan masyarakat penerima bantuan.
“Saya dibisiki Pak Mendagri, kerja Gubernur Gorontalo ini bagus, feeling saya juga demikian. Pak Gubernur bisa bawa Gorontalo maju. Makanya November nanti saya ke Gorontalo, saya ingin melihat langsung rumah-rumah yang sudah dibedah dan bertemu masyarakat penerimanya,” ujar Maruarar.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi pemerintah pusat untuk melihat secara langsung dampak program perumahan, khususnya bagi masyarakat penerima manfaat BSPS di Gorontalo. (*)