Gorontalo – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Senin (2/2/2026). Sebanyak 700 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Diploma, Sarjana, Magister hingga Doktor, resmi dikukuhkan dalam Prosesi Wisuda ke-59 UNG.
Ratusan wisudawan tersebut dikukuhkan melalui sidang senat terbuka yang dipimpin langsung Rektor UNG, Eduart Wolok, didampingi Ketua Senat Femy Mahmud Sahami, serta seluruh anggota senat universitas. Prosesi wisuda ini menjadi puncak dari perjalanan akademik para mahasiswa yang telah menempuh pendidikan dan proses pembelajaran di Kampus Kerakyatan UNG selama beberapa tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Rektor UNG Prof. Eduart Wolok menyampaikan bahwa keberhasilan para wisudawan merupakan kebahagiaan dan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Universitas Negeri Gorontalo. Namun demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan semata-mata keberhasilan individu mahasiswa.
“Keberhasilan ini patut kita syukuri bersama. Ini bukan hanya tanda keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi, tetapi juga merupakan bukti dedikasi para dosen yang telah mendidik, membimbing, dan mengantarkan para mahasiswa hingga meraih gelar akademik hari ini,” ujar Prof. Eduart.
Lebih lanjut, Prof. Eduart menekankan bahwa momentum wisuda tidak sekadar menjadi perayaan akademik, tetapi juga simbol komitmen UNG dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Ia berharap para lulusan dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai karakter yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk menjawab tantangan zaman.
“Dengan bekal yang dimiliki, para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi dan solusi di tengah dinamika dunia modern, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa,” pungkasnya. (**)