TILAMUTA - Di tengah ancaman narkoba yang kian menyasar dunia pendidikan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Boalemo mengambil langkah tak biasa. Bukan hanya razia atau sosialisasi, BNNK Boalemo memilih memperkuat benteng dari dalam ruang kelas.
Langkah itu diwujudkan melalui terbitnya Keputusan Kepala BNNK Boalemo Nomor: KEP/15/VII/KA/HK.09/2026/BNNK pada 16 Juli 2026 di Tilamuta. Dalam keputusan yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala BNNK Boalemo Dr. Ibrahim Paneo, M.Kes itu, satu nama dipercaya memegang peran kunci: Prof. Dr. Novianty Djafri, S.Pd.I., M.Pd.I. MCE.
Guru Besar Universitas Negeri Gorontalo tersebut resmi ditetapkan sebagai Ketua Tim Ahli P4GN Bidang Pendidikan dan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) BNNK Boalemo periode 2026-2028. Bukan tanpa alasan. Di pundaknya, ada keahlian yang selama ini ia tekuni: Psikologi Manajemen Pendidikan.
BNNK Boalemo menilai, pencegahan narkoba tidak cukup dengan pendekatan hukum semata. Diperlukan pendekatan psikologis dan manajerial untuk membangun ketahanan diri peserta didik sejak dini. Dan di titik itulah, sosok Prof. Novianty dianggap paling relevan.

Mendapat amanah tersebut, Prof. Novianty mengaku terharu. Baginya, ini bukan sekadar jabatan, tapi panggilan pengabdian.
"Terima kasih atas kepercayaan BNNK Boalemo. Ini amanah yang sangat besar bagi saya. Selama ini saya berkutat di Psikologi Manajemen Pendidikan, bagaimana membangun sistem sekolah yang kuat dan berkarakter. Kini saatnya ilmu itu kita gunakan untuk tujuan yang lebih besar: menyelamatkan anak-anak kita dari narkoba," ujarnya dengan penuh haru.
Ia membayangkan, sekolah-sekolah di Boalemo nantinya tidak hanya mengajarkan matematika dan bahasa, tetapi juga menjadi ruang aman yang mengajarkan keberanian untuk berkata tidak pada narkoba.
"Kita ingin sekolah di Boalemo menjadi rumah kedua yang melahirkan anak-anak yang tangguh, berdaya, dan bersih dari narkoba. Kurikulum Anti Narkoba harus hidup, bukan hanya di atas kertas, tapi di hati guru dan siswa," tutupnya.
Kini, dengan pembinaan dari Dr. Ibrahim Paneo, M.Kes dan dukungan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Boalemo, perjuangan baru itu dimulai dari Tilamuta, untuk masa depan Boalemo yang Bersinar, Bersih Narkoba. (*)