PEMKOT - Tak lama lagi, Open Turnamen Pencak Silat memperebutkan Wali Kota Gorontalo Cup 2025 akan digelar. Menyambut perhelatan tersebut, panitia terus menyiapkan berbagai kebutuhan agar event ini berlangsung sukses, termasuk mematangkan arena dan fasilitas bagi para atlet.
Persiapan tersebut dilakukan secara maksimal, mengingat jumlah peserta pada turnamen yang menyediakan total hadiah Rp 100 juta ditambah logam mulia 20 gram itu sudah mencapai 775 atlet.
Ketua Panitia Open Turnamen Pencak Silat Wali Kota Gorontalo Cup 2025, Rochmat Gani, membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi. Ia mengungkapkan bahwa membludaknya peserta jauh melampaui prediksi awal. Kondisi ini, kata Rochmat, justru menambah semangat panitia untuk menyukseskan gelaran tersebut.
Rochmat juga menyampaikan bahwa jumlah peserta sebenarnya bisa lebih besar. Saat masa pendaftaran resmi ditutup, masih ada beberapa perguruan yang mencoba mendaftar meski kuota sudah penuh.
“Insya Allah yang belum bisa ambil bagian, bisa ikut pada turnamen Wali Kota Gorontalo Cup season II,” ujar Rochmat.
Karena tingginya jumlah peserta, panitia akhirnya memutuskan memindahkan lokasi kegiatan yang semula direncanakan di Banthayo Lo Yiladia (BLY) dan halaman Rumah Jabatan Wali Kota, ke GOR.
Hal ini juga disampaikan oleh Ketua Pengkot IPSI Kota Gorontalo, Husin Ali.
“Sebenarnya rencana awal di Banthayo Lo Yiladia dan arena Rudis. Tapi, pak wali setelah mendengar laporan dari kami yang mana lebih dari perkiraan awal, yang hanya 300an peserta, beliau langsung meminta pindah ke GOR,” ucap Husin.
Husin menambahkan, selain jumlah peserta yang lebih banyak dari prediksi, terdapat pula perguruan dari empat provinsi luar Gorontalo yang turut serta.
Lebih jauh, Husin yang juga Ketua Kwarcab Pramuka Kota Gorontalo menuturkan bahwa daerah ini sebenarnya memiliki banyak perguruan dan antusiasme masyarakat yang tinggi, hanya saja yang kurang adalah panggung besar untuk menampung potensi tersebut.
“Dan hari ini, panggung itu kita bangun, dibawah sosok Orang Tua Kita Bapak Haji Adhan Dambea. Panggung yang membuat dunia silat menoleh ke Gorontalo,” tandasnya bersemangat. (Ren)