PEMKOT - Pemerintah Kota Gorontalo menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara bersama dengan Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo. Pertemuan berlangsung pada Jumat (13/2/2026) pukul 14.00 Wita di Banthayo Lo Yiladia Kota Gorontalo.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menyoroti berbagai hal penting, mulai dari penanganan sampah hingga persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Beberapa poin yang disampaikan antara lain penanganan dan pengelolaan sampah di Kota Gorontalo; pelaksanaan Motenggayamo atau penantian penentuan 1 Ramadhan 1447 H Tahun 2026 oleh Kementerian Agama RI yang akan bertempat di Rumah Jabatan Wali Kota Gorontalo; serta serangkaian kegiatan amaliyah bulan Ramadhan.
Kegiatan amaliyah yang akan digelar meliputi tadarus Al-Qur'an, buka puasa bersama anak yatim pada tanggal 20 Februari 2026, penjualan takjil Ramadhan di pelataran pasar sentral dan sekitarnya, sholat tarawih di lantai 2 Pasar Sentral, serta rencana pelaksanaan Pasar Tradisional/Pasar Senggol.
Selain itu, juga akan dilakukan penutupan tempat-tempat hiburan malam seperti karaoke, pub, dan cafe selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H Tahun 2026. Pemerintah juga akan mengatur tempat usaha dan aktivitas masyarakat melalui Surat Edaran Wali Kota Gorontalo, serta melakukan operasi pasar untuk menjamin ketersediaan dan mengantisipasi kenaikan harga sembako menjelang bulan puasa.
Dalam sesi diskusi, Adhan menekankan kepada seluruh pengusaha kuliner agar mengontrol tempat usaha saat Bulan Suci Ramadhan.
"Kalo ada rumah makan buka (pagi-siang) saat bulan ramadan saya akan suru angkat (tutup) sama satpol pp," ujar Adhan.
Menurutnya, hal tersebut perlu ditegakkan karena Kota Gorontalo merupakan daerah serambi Madinah. Ia pun menghimbau para pelaku UMKM maupun pengusaha kuliner seperti restoran agar menaati aturan yang telah ditetapkan pemerintah. (Adv)