Go-Pena Baner

Thursday, 29 January, 2026

Mahasiswa Jurusan Farmasi UNG Gelar Sosialisasi Penanganan Penyakit Kulit

Responsive image
Mahasiswa Jurusan Farmasi UNG saat menggelar sosialisasi penanganan penyakit kulit, Jumat (16/11/2023)

Gorontalo - (Go-Pena.id) - Dalam Rangka Pekan Kesadaran Antimikroba Sedunia Mahasiswa Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar sosialisasi dengan judul Pencegahan dan Penanganan Penyakit Kulit yang Sering Terjadi pada Usia Anak-anak dan Dewasa yang dilaksanakan di SMPN 1 Tilongkabila, Jumat (16/11/2023).

Sosialisasi mahasiswa Farmasi ini merupakan upaya mahasiswa untuk turun langsung di masyarakat guna memperkenalkan dan berbagi pengetahuan seputar obat-obatan dan masalah kesehatan ataupun penyakit yang umumnya terjadi di masyarakat. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan mengusung tema kesehatan kulit yang dibimbing oleh dosen mata kuliah Farmakologi dan Farmasi Klinik Apt. Dizky Ramadani Putri Papeo, M.S.Farm., MCE.

Dizky Ramadani Putri Papeo mengatakan bahwa, kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan tentang kesehatan kulit ini dapat membuat masyarakat lebih memahami dan mengetahui obat-obat yang cocok untuk diberikan pada penyakit tersebut. 

"Ini pula sebagai bentuk kampanye terhadap kesadaran antimikroba kepada masyarakat seperti penggunaan obat-obatan yang menggandung antijamur yaitu dalam penggunaan harus sesuai sehingga dapat mengobati penyakitnya, karena jika salah alih-alih sembuh malah dapat memperparah penyakitnya,"jelasnya.

Sementara itu, Ketua kelompok Chinta Suryaningrum menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi kulit ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa Jurusan Farmasi yang bekerja sama dengan SMPN 1 Tilongkabila sebagai tempat lokasi sosialisasi.

“Ini merupakan bentuk pengabdian dari kami, mengingat daerah Gorontalo termasuk salah satu daerah dengan suhu tertinggi di Indonesia yang dapat menyebabkan produksi keringat berlebih. Hal ini dapat menjadi pemicu timbulnya berbagai permasalahan kulit seperti infeksi jamur yang dapat menyerang berbagai usia baik anak-anak hingga orang dewasa. Sehingga kami sebagai mahasiswa farmasi ingin berbagi pengetahuan tentang obat-obatan yang sesuai dengan penyakitnya, kemudian dilanjutkan dengan pembagian brosur terkait penyakit kulit dan diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para peserta yang aktif dalam menjawab,”paparnya.

Kegiatan ini juga mendapatkan respon positif dari pihak sekolah yang dibantu langsung oleh Pembina Organisasi.

"Saya selaku perwakilan dari pihak sekolah mengucapkan Terima kasih kepada mahasiswa dan jurusan farmasi yang telah memberikan ilmu dan pengetahuan yang baru kepada para siswa-siswi, semoga setelah dilaksanakan kegiatan ini para siswa-siswi lebih peduli terhadap kesehatannya, khususnya kesehatan kulit,"ucapnya. (Syahrin)


Share