Go-Pena Baner

Tuesday, 25 June, 2024

Ideas Publishing Menerbitkan Buku Dengan Sistem Royalty

Responsive image
Penyerahan sertifikat dalam rangka HUT Ideas Publishing ke 13 Sabtu, (4/3/2023) (F:Syahrin Ayahu)

Gorontalo - (Go-Pena.Id) Ideas publishing menggelar seminar nasional dengan tema masa depan perbukuan di Indonesia sebagai penguatan tridharma dosen berbasis publikasi era merdeka belajar yang dilaksanakan di Hotel Grand Q pada Sabtu (4/3/2023).
Informasi yang dirangkum wartawan ini, kegiatan seminar tersebut dihadiri oleh beberapa dosen yang juga termasuk dalam penulis.
Direktur Ideas Publishing Mira Mirnawati M.Pd mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahunnya dilaksanakan. Penyelenggaraan kegiatan hari ini pula sekalian dengan penandatangan kerja sama antara ideas publshing dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di Gorontalo dan di luar Gorontalo. 
"Kami melayani semua masyarakat yang mau menulis, namun berdasarkan yang sudah kami alami selama 13 tahun ini penulis-penulis kami didominasi oleh kalangan akademisi, karena kami lebih banyak menerbitkan buku-buku akademik,"jelasnya.
Sementara itu, penulis kami berasal dari dosen, guru, mahasiswa, siswa, pegawai dan masyarakat umum seperti yang menulis budaya, tujai, komik dan cerpen. Mira menambahkan, setiap tahun kami menerbitkan buku di atas 50 judul dan yang paling banyak 90 judul buku. 
Ideas publishing juga memiliki kelebihan ketika kami akan menerbitkan buku, jurnal dll.
"Kelebihan Ideas Publishing dalam menerbitkan buku dengan sistem royalty. Ideas juga melayani jasa penerbitan buku. Sehingga dua hal tersebut berbeda, jasa penerbitan buku itu ada biaya setiap produknya dan kami membantu penulis untuk menerbitkan buku itu. Tapi kalau sistem royalty bukunya diterbitkan oleh kami, diperbanyak oleh kami dan penulis mendapatkan royalty,"
Untuk biayanya sendiri, tergantung pada paketnya apa, ada yang 4juta dan 3juta tapi kami membantu menguruskan HAKI, menyediakan fasilitas IASBN, layout, penyuntingan, itu ada paket lengkapnya. 
"Kami berharap, kami bisa membantu semua masyarakat yg berminat untuk menulis, terutama dari kalangan akademisi sehingga dapat meningkatkan literasi khususnya di Gorontalo dan umumnya seluruh Indonesia. Hal ini dikarenakan penulis kami juga berasal dari luar Gorontalo,"paparnya. (Syahrin)


Share