GORONTALO – Ketua Umum BAKORDA HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Gorontalo, Daffa Doda, resmi dilantik pada Senin (20/7/2026). Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum BAKORPUS HIPMI PT, Muhammad Ammar Dhafin, itu menjadi momentum untuk memperkuat peran mahasiswa dalam menciptakan wirausaha muda di Provinsi Gorontalo.
Dalam sambutannya, Muhammad Ammar Dhafin menegaskan bahwa mahasiswa saat ini menghadapi tiga tantangan besar setelah lulus dari perguruan tinggi, yakni sulitnya memperoleh pekerjaan, karier yang tidak sesuai dengan jurusan, serta meningkatnya pengangguran intelektual.
"Jangan sampai lulusan perguruan tinggi menjadi pengangguran intelektual. HIPMI PT harus mampu menjawab tiga tantangan tersebut dengan melahirkan lebih banyak pengusaha muda," ujarnya.
Menurut Ammar, target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto harus diiringi dengan bertambahnya jumlah pengusaha muda di Indonesia. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran HIPMI PT agar lebih inklusif dan membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa yang ingin berwirausaha.
Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan HIPMI PT bukanlah kemegahan kegiatan maupun fasilitas organisasi, melainkan jumlah kader yang berhasil menjadi pengusaha.
"Indikator keberhasilan kita bukan gedung yang disewa atau acara yang dibuat, tetapi berapa banyak kader yang sukses menjadi pengusaha. Jangan sampai HIPMI PT hanya menjadi ajang adu gengsi, tetapi harus benar-benar melahirkan entrepreneur baru," tegasnya.
Ammar juga mengungkapkan bahwa BAKORPUS HIPMI PT telah menyiapkan modul kewirausahaan yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh daerah. Modul tersebut akan menghadirkan sistem pelatihan yang lebih terstruktur dengan melibatkan para praktisi bisnis dari HIPMI sebagai mentor.
Menurutnya, selama ini banyak pendampingan yang hanya berisi motivasi umum, padahal kader membutuhkan pembelajaran yang lebih teknis, mulai dari membaca peluang pasar hingga membangun usaha yang berkelanjutan.
"Yang membedakan HIPMI PT dengan organisasi kampus lainnya adalah para mentor kami merupakan praktisi bisnis, bukan hanya akademisi. Ke depan, proses mentoring akan dibuat lebih terukur sehingga benar-benar memberikan bekal bagi kader untuk membangun usaha," katanya.
Ammar menyebut Gorontalo merupakan BAKORDA HIPMI PT ke-26 yang dikunjunginya. Ia berharap kepengurusan baru mampu melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua Umum BAKORDA HIPMI PT Gorontalo, Dhafa Doda, menyatakan siap membawa organisasi menjadi wadah pembinaan mahasiswa yang ingin menjadi pengusaha.
Menurutnya, HIPMI PT harus menjadi ruang belajar, tempat bertumbuh, sekaligus jembatan bagi mahasiswa untuk terhubung dengan BPD HIPMI Gorontalo dan dunia usaha.
"Kami ingin HIPMI PT Gorontalo menjadi rumah bagi mahasiswa yang memiliki semangat berwirausaha. Gagal saat masih kuliah adalah hal yang wajar, tetapi yang terpenting adalah mampu bangkit dan terus belajar. Kami siap membangun kolaborasi dengan BPD HIPMI Gorontalo agar kader mendapatkan pendampingan, pelatihan, dan akses jaringan bisnis," ujar Dhafa.
Ia berharap semakin banyak mahasiswa di Gorontalo yang berani menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja, sehingga mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah. (Wan)