Go-Pena Baner

Saturday, 08 August, 2026

Di Tengah Resepsi Pernikahan, Intan Ibrahim Tetap Ikuti Briefing Jelang UKOMNAS Profesi Apoteker dengan Baju Bili’u

Responsive image
MENGGUNAKAN BILI'U - Salah satu peserta UKOMNAS Intan Ibrahim masih menggunakan pakaian adat pengantin wanita (Bili'u) saat mengikuti breafing dari pusat. Sabtu (8/8/2026). (Foto : Istimewa)

GORONTALO – Perjuangan mahasiswa Profesi Apoteker Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Intan Ibrahim, menuju Ujian Kompetensi Nasional (UKOMNAS) Peserta Didik Profesi Apoteker (PDPA) patut mendapat apresiasi.

Ujian kompetensi tersebut akan dilaksanakan pada Minggu (9/8/2026). Sebelum mengikuti ujian, seluruh peserta diwajibkan mengikuti briefing yang dilakukan oleh panitia pusat sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan UKOMNAS.

Menariknya, Intan mengikuti briefing tersebut di tengah kesibukannya mengikuti resepsi pernikahannya pada Sabtu (8/8/2026). Bahkan, ia mengikuti briefing dengan masih mengenakan Bili’u, pakaian adat pengantin wanita Gorontalo.

Di sela-sela resepsi, Intan menyempatkan waktu untuk mengikuti briefing secara daring yang digelar oleh panitia pusat. Sekitar pukul 10.00 WITA, ia masih berada di kampus UNG dan kembali ke rumah, namun tetap berupaya memenuhi kewajibannya sebagai peserta UKOMNAS.

Hal tersebut menjadi gambaran keseriusan Intan dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian profesi apoteker yang akan dilaksanakan melalui sistem Computer Based Test (CBT).

Kepala Laboratorium OSCE Jurusan Farmasi FOK UNG, Dr. Mohamad A. Mustapa, S.Si., M.Sc, menjelaskan bahwa briefing merupakan tahapan yang wajib diikuti peserta sebelum pelaksanaan UKOMNAS.

Menurutnya, briefing menjadi bagian penting karena peserta mendapatkan arahan langsung dari panitia pusat terkait pelaksanaan ujian yang akan berlangsung.

“Briefing ini wajib diikuti peserta. Karena besok mereka akan melaksanakan ujian profesi apoteker, sehingga seluruh peserta harus mendapatkan arahan dari panitia pusat,” jelasnya.

Pada UKOMNAS PDPA kali ini, terdapat sembilan peserta dari lingkungan Profesi Apoteker UNG yang akan mengikuti ujian.

Di tengah sembilan peserta tersebut, perjuangan Intan menjadi cerita tersendiri. Ketika peserta lainnya telah mempersiapkan diri sejak pagi, Intan masih menjalani rangkaian acara resepsi pernikahannya.

Namun, kesibukan tersebut tidak membuatnya mengabaikan kewajibannya sebagai peserta ujian. Dengan mengenakan Bili’u dan masih berada di tengah suasana resepsi, ia tetap menyempatkan diri mengikuti briefing dari panitia pusat.

Sementara itu, Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) UNG, Dr. Hartono Hadjarati, turut memberikan apresiasi terhadap kesungguhan para peserta didik Profesi Apoteker dalam mempersiapkan diri menghadapi UKOMNAS.

Menurutnya, berbagai persiapan yang telah dilakukan peserta merupakan bagian dari proses panjang untuk meraih kompetensi dan menjadi seorang apoteker yang profesional.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan baik, tenang dan penuh percaya diri.

“Kami sangat mengapresiasi setiap persiapan yang telah dilakukan oleh peserta didik Profesi Apoteker. Ini adalah bagian dari perjuangan mereka untuk mencapai kompetensi sebagai seorang apoteker,” ujar Hartono.

Ia juga menyampaikan doa dan dukungan kepada seluruh peserta UKOMNAS PDPA UNG agar dapat memberikan kemampuan terbaik saat menghadapi ujian.

“Kami mendoakan semoga seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan lancar dan semuanya bisa lulus,” tambahnya.

Perjuangan Intan di tengah resepsi pernikahannya menjadi cerita tersendiri dalam perjalanan menuju profesi apoteker. Di satu sisi, ia sedang menjalani momentum sakral dalam kehidupan pribadinya. Di sisi lain, tanggung jawab akademik tetap harus dijalankan.

Dengan mengenakan Bili’u, Intan mengikuti briefing UKOMNAS sebagai bentuk komitmennya. Setelah melewati berbagai persiapan, Minggu (9/8/2026), ia bersama delapan peserta lainnya akan menghadapi UKOMNAS PDPA melalui sistem CBT.

Perjalanan tersebut menjadi satu langkah penting sebelum mereka menyandang profesi sebagai apoteker. (Wawan) 


Share