GORONTALO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet renang master asal Gorontalo, Dian Triska Hasan, yang sukses mengharumkan nama daerah pada ajang renang perairan terbuka bergengsi Oceanman Bali 2026.
Dalam kompetisi internasional tersebut, Dian tampil pada kategori Sprint 2 Kilometer (2K) dan berhasil menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 1 jam 15 menit, jauh di bawah batas waktu maksimal yang ditetapkan panitia, yakni 1 jam 30 menit. Capaian tersebut sekaligus mengantarkannya masuk dalam 50 besar dunia di kategori yang diikutinya.
Oceanman merupakan salah satu kompetisi open water swimming terbesar di dunia yang digelar di berbagai negara. Penyelenggaraan di Bali tahun ini menjadi edisi keempat di Indonesia dan diikuti sekitar 1.000 peserta dari lebih 30 negara, menjadikannya salah satu ajang paling bergengsi bagi para perenang perairan terbuka.
Sebagai satu-satunya wakil dari Gorontalo pada kategori Sprint 2K, Dian harus menghadapi tantangan yang tidak ringan. Berbeda dengan renang di kolam, perlombaan di laut lepas menghadirkan ombak, arus, serta persaingan yang sangat ketat sejak awal lomba.
Sesaat setelah sirene start dibunyikan, ribuan peserta langsung berenang secara bersamaan. Kondisi tersebut menyebabkan benturan fisik antarpeserta yang tidak dapat dihindari.
Dian mengaku sempat mengalami kepanikan akibat terkena tendangan dan senggolan dari perenang lain di tengah lautan. Bahkan, ia hampir mengangkat tangan sebagai tanda menyerah kepada tim penyelamat.
Namun, semangatnya kembali bangkit berkat dukungan penuh dari pelatih yang terus memberikan motivasi dari luar lintasan.
"Di awal lomba saya sempat panik karena situasi sangat padat. Saya bahkan hampir menyerah. Syukur pelatih terus memberi semangat sehingga saya bisa mengendalikan diri dan melanjutkan perlombaan hingga finis," ungkap Dian.
Mental yang kuat menjadi kunci keberhasilannya menyelesaikan lomba. Tidak sedikit peserta dari berbagai negara yang gagal mencapai garis finis atau berstatus Did Not Finish (DNF) karena tidak mampu mengatasi tekanan mental maupun kondisi ombak di laut lepas.
Berkat ketekunan, semangat pantang menyerah, dan latihan yang konsisten, Dian akhirnya berhasil menyentuh garis finis dengan waktu 1 jam 15 menit. Hasil tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi dunia olahraga renang di Gorontalo.
Keberhasilan Dian Triska Hasan di ajang Oceanman Bali 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Gorontalo untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional serta membuktikan bahwa atlet daerah mampu bersaing di panggung dunia. (*)