PEMKOT - Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak). Kali ini, sidak dilaksanakan bukan terkait kehadiran aparatur sipil negara (ASN), melainkan mobil dinas (Mobnas) para pimpinan OPD.
Sidak dilakukan dengan cara mengumpulkan seluruh Mobnas atau kenderaan dinas operasional (KDO) di halaman kantor wali kota, Selasa (23/12/2025).
Menurut Wali Kota Adhan, dirinya bukan tanpa alasan melakukan sidak Mobnas. Kata dia, banyak laporan yang masuk, dimana Mobnas lebih banyak digunakan oleh istri para pimpinan OPD.
"Informasi yang berkembang, mobil dinas digunakan istri. Bapak-bapak jarang pakai," ungkap Wali Kota Adhan.
Ditegaskan Wali Kota Adhan, dirinya tidak pernah melarang Mobnas digunakan untuk keperluan lain. Syaratnya, jangan sampai menjadi penghambat bagi pimpinan OPD melakukan tugas dan tanggung jawab yang membutuhkan Mobnas.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Adhan juga menginstruksikan agar membuat catatan OPD yang tak memiliki KDO. Selain itu, Mobnas yang sudah tak layak digunakan segera didata untuk dilelang.
"Segera dilelang. Karena hanya bikin beban APBD biaya pemeliharaan. Hasilnya bisa bikin tambah uang kas daerah," tandasnya.
Dia juga mengingatkan agar Mobnas yang belum bayar pajak segera dibayarkan. Dirinya tak mau Pemkot Gorontalo memberikan contoh yang tidak baik kepada pemerintah.
"Bagian umum data yang belum bayar pajak. Kita memang lagi menghemat, tapi yang menjadi kewajiban harus diselesaikan," tuturnya sembari berpesan kepada sopir pimpinan OPD untuk merawat Mobnas yang digunakan.
"Sopir harus bertanggung jawab dengan Mobnas, karena ini aset daerah," kunci Wali Kota Adhan. (Ren)