GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama suaminya yang juga Anggota DPR RI, Rusli Habibie, menjamu makan malam Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Gorontalo terpilih, Andi Ilham, bersama jajaran KADIN kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo, Selasa (22/9/2026).
Jamuan makan malam yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara dunia usaha melalui KADIN dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Andi Ilham hadir bersama jajaran KADIN kabupaten/kota setelah terpilih dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) V KADIN Gorontalo yang digelar sebelumnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rusli Habibie menegaskan bahwa hubungan antara KADIN dan pemerintah harus terus terjalin dengan baik. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah sangat dibutuhkan dalam mendorong pembangunan serta pertumbuhan ekonomi di Gorontalo.
Rusli juga menyampaikan rencana untuk mempertemukan jajaran KADIN Gorontalo dengan para anggota KADIN yang berada di Jakarta setelah kepengurusan KADIN Gorontalo resmi dilantik.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka ruang komunikasi dan jejaring yang lebih luas bagi para pengusaha Gorontalo.
"Setelah dilantik nanti, anggota KADIN akan kita pertemukan dengan anggota KADIN yang ada di Jakarta. Semua ini kita lakukan untuk membangun Provinsi Gorontalo," ujar Rusli.
Ia berharap KADIN di bawah kepemimpinan Andi Ilham dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, memperluas jaringan usaha, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Gorontalo.
Sementara itu, kehadiran Idah Syahidah Rusli Habibie dalam jamuan tersebut turut menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan peran KADIN sebagai wadah dunia usaha.
Pertemuan ini sekaligus memperlihatkan bahwa komunikasi antara pemerintah daerah dan KADIN tetap berjalan dengan baik, khususnya dalam membangun kolaborasi untuk kepentingan pembangunan Provinsi Gorontalo.
Dengan kepengurusan baru KADIN Gorontalo, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan semakin diperkuat, sehingga berbagai potensi daerah dapat dikembangkan dan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. (Wan)