Go-Pena Baner
IKLAN
IKLAN

Saturday, 24 February, 2024

Sila N Botutihe, dari Honorer Kini Jadi Kepala Daerah

Responsive image
Penjabat Bupati Gorontalo Utara Sila Botutihe saat dilantik dan diambil sumpah bertempat di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (6/12/2023). Sila akan menjabat paling lama satu tahun. (Foto: Haris – Diskominfotik).

GORONTALO (Go-Pena.id) - Ini menjadi motivasi tersendiri bagi para para tenaga honorer yang ada di Provinsi Gorontalo. Jika bekerja dengan baik dan tekun makan tentunya akan bisa sukses, bahkan bisa menjadi kepala daerah. Dan hal tersebut sudah dibuktikan oleh Sila Nurainsyah Botutihe, yang kini menjadi kepala daerah yaitu Penjabat Bupati Kabupaten Gorontalo Utara. 
Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan oleh Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya atas nama Mendagri bertempat di halaman Rumah Jabatan, Rabu (6/12/2023).

Dirilis dari website resmi pemerintah provinsi Gorontalo, Sila Botutihe merupakan anak kedua dari lima bersaudara dari mantan Wali Kota Gorontalo yang menjabat terakhir tahun 2008, almarhum Medi Botutihe. Ia mengawali karier sebagai honorer di Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Utara tanggal 2 Juli 1990.

Tidak sampai setahun, Sila muda terangkat menjadi PNS sebagai staf program di tempat yang sama. Jabatan pertamanya ia raih tahun 1995 sebagai Kepala Tata usaha Loka Budidaya Air Tawar di Tatelu.

10 tahun berkarier di Sulut, istri dari Burhanuddin Alpiah itu hijrah ke Pemprov Gorontalo pada 20 Oktober 2004 sebagai staf di Dinas Perikanan.
Dua tahun berselang ia promosi menjadi Kepala Bagian Keuangan di Dinas Perikanan dan Kelautan.

Dua tahun berikutnya, Sila lebih banyak dimutasi ke sejumlah OPD, mulai di Kabupaten Boalemo hingga eselon III di Dinas Pariwisata. 17 Desember 2018 Ibu dua orang anak dan satu cucu itu meraih jabatan eselon II sebagai staf Ahli Gubernur Gorontalo Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.

Karier Kepala Dinasnya ia raih tanggal 25 Juni 2019 sebagai Kepala Dinas Pangan. Selanjutnya ia kembali ke “habitat aslinya” sebagai Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo 5 September 2019 hingga sekarang. (*)


Share