Go-Pena Baner

Tuesday, 23 April, 2024

Ridwan Monoarfa : Yang Mau Ikut Pilkada Silahkan Bersosialisasi

Responsive image
Ridwan Monoarfa - Sekretaris DPW Partai NasDem Gorontalo

GORONTALO – Sekretaris DPW Partai Nasdem Gorontalo, Ridwan Monoarfa (RM), mempersilakan kepada para kader atau siapapun yang ingin maju dalam pilkada melalui Partai Nasdem untuk melakukan sosialisasi. “Jadi tak harus kader Nasdem. Partai Nasdem partai terbuka, inklusif, dan menghargai prakarsa dari bawah. Partai Nasdem bukan partai yang menerapkan asas top down, tapi partai yang konsisten menghargai suara arus bawah melalui asas bottom up,” katanya, Selasa, 26 Maret 2024.

Hal itu ia ungkapkan dalam rangka menghadapi pilkada 2024 yang dijadwalkan akan berlangsung November 2024. Sesuai regulasi, pilkada akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia untuk memilih gubernur, bupati, dan walikota. “Untuk memberi kesempatan yang setara kepada seluruh kader dan seluruh masyarakat Gorontalo, Partai Nasdem membuka diri kepada siapapun yang ingin maju melalui Partai Nasdem. Pengurus bukan dewa yang menentukan segalanya. Karena itu silakan melakukan sosialisasi,” kata Ridwan, yang baru terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo tersebut.

Ridwan mengatakan, Partai Nasdem tidak menyodorkan nama tertentu secara searah kepada publik untuk dipilih dalam pilkada. “Tapi memberikan kesempatan kepada publik untuk berprakarsa, sehingga bersifat dua arah. Dalam proses itu, Partai Nasdem akan memantau, menilai, melakukan assessment, dan melakukan survei. Atas semua pertimbangan itu, pada saatnya Partai Nasdem akan melakukan keputusan yang terbaik bagi masyarakat Gorontalo. Semuanya diabdikan bagi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Gorontalo,” katanya.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan, Ketua DPW Partai Nasdem Rachmat Gobel telah memberikan arahan yang jelas saat bersilaturahim dengan para caleg di kantor DPW Partai Nasdem setelah pemilu lalu. “Saat itu Pak RG sudah menegaskan bagi yang mau maju pilkada silakan melakukan sosialisasi. Pak RG juga mengatakan bahwa partai akan melakukan penilaian dan melakukan survei untuk menentukan siapa yang akan dimajukan sebagai calon gubernur, calon bupati, dan calon walikota. Ini instruksi yang fair, inklusif, dan demokratis. Pak RG bukan seorang yang otokrat. Pak RG orang yang sangat demokratis dan memberi kesempatan yang setara kepada semua,” katanya.

Ridwan mengatakan, Partai Nasdem juga tetap dengan nilai-nilai yang sudah menjadi kebijakan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh, yaitu partai tanpa mahar. “Partai Nasdem partai tanpa mahar. Siapapun yang maju untuk ikut pilkada melalui Partai Nasdem tak dipungut mahar. Gratis. Ini norma dasar,” katanya.

Keterangan ini ia berikan, kata Ridwan, untuk memberi kejelasan dan kepastian kepada internal maupun eksternal partai. “Partai Nasdem tidak memberikan keistimewaan kepada figur-figur tertentu. Semua dilakukan secara objektif melalui mekanisme terbuka. Tidak ada permainan di balik kelambu, di balik laci, di balik pintu, dan segala macam yang bersifat tertutup dan samar-samar. Semua terbuka. Silakan siapa saja yang mau maju untuk melakukan sosialisasi. Tapi ingat, semua dilakukan dalam koridor kepatutan, kesantunan, nilai-nilai adat, nilai-nilai demokrasi, dan segala aturan hukum yang berlaku. Jaga persatuan dan kesatuan serta ketertiban,” katanya.

Ridwan mengatakan, cita-cita Rachmat Gobel adalah bagaimana mengeluarkan Gorontalo keluar dari kemiskinan, memajukan Gorontalo, menyejahterakan masyarakat Gorontalo, menegakkan keadilan, dan siap memasuki era globalisasi. “Pak Rachmat Gobel selalu memegang teguh dan melaksanakan wasiat dan amanah kedua orangtuanya agar ikut membangun Gorontalo. Prinsipnya adalah politik itu bagian dari ibadah dengan tagline politik pembangunan dan politik kesejahteraan dalam wadah NKRI. Itulah gol dan cita-citanya,” katanya.(*)


Share