Go-Pena Baner

Wednesday, 21 October, 2026

Manual Brew Competition Dimulai, 23 Barista Gorontalo Adu Racik Kopi Terbaik

Responsive image
Manual Brew Competition

GORONTALO – Sebanyak 23 barista dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo mulai beradu keahlian meracik kopi dalam ajang Manual Brew Competition Gorontalo yang digelar di Pyur for You Gorontalo, Rabu (21/10/2026).

Kompetisi yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 GorontaloUnite ini tidak sekadar menjadi ajang unjuk kemampuan para barista, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri kopi serta meningkatkan profesionalitas barista di Gorontalo.

Ketua Panitia Manual Brew Competition Gorontalo, Rachmat Tommy Pongoliu, menjelaskan bahwa 23 peserta yang mengikuti kompetisi tersebut merupakan barista profesional yang berasal dari Provinsi Gorontalo.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor industri kopi.

“Event ini selain dalam rangka memperingati 16 tahun GorontaloUnite, juga bertujuan untuk meningkatkan industri kopi di Gorontalo. Kita ketahui bersama, tidak sedikit pelaku UMKM daerah yang bergerak di bidang industri kopi. Karena itu, event ini menjadi wujud dukungan kami terhadap pengembangan industri kopi di Gorontalo,” ujar Rachmat.

Ia mengungkapkan, salah satu tantangan pengembangan industri kopi di Gorontalo saat ini adalah masih terbatasnya jumlah petani kopi. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian panitia dalam mendorong pengembangan industri kopi secara lebih luas, mulai dari sektor hulu hingga hilir.

Rachmat menjelaskan, kelompok tani kopi, penyedia bibit, serta pengelola biji kopi mentah di Gorontalo masih relatif sedikit. Sementara itu, usaha pengolahan kopi atau roastery, produksi kopi olahan, hingga kedai kopi, warung kopi, dan kafe telah berkembang di daerah tersebut.

Menurutnya, potensi tersebut perlu didukung dengan penguatan sektor pertanian agar Gorontalo tidak hanya menjadi pasar bagi produk kopi, tetapi juga mampu berkembang sebagai daerah penghasil kopi.

“Kami berharap event ini bisa mendorong ekonomi di Gorontalo dan memotivasi pemerintah daerah untuk memfasilitasi masyarakat menjadi petani kopi profesional. Dengan begitu, Gorontalo bisa menjadi penghasil kopi yang mampu menembus pasar nasional dan internasional,” katanya.

Selain menjadi wadah untuk mengasah keterampilan dan meningkatkan daya saing barista, kompetisi ini juga memberikan apresiasi kepada para peserta melalui sertifikat dan hadiah uang tunai dengan total hadiah yang telah disiapkan panitia.

Rachmat menegaskan, hadiah tersebut bukanlah tujuan utama penyelenggaraan kegiatan. Lebih dari itu, kompetisi ini diharapkan menjadi ruang bagi para barista untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat ekosistem industri kopi di Gorontalo.

“Sebagai bentuk apresiasi, peserta diberikan sertifikat serta hadiah uang tunai. Hadiah ini mungkin tidak seberapa, tetapi yang terpenting adalah tujuan kita bersama untuk mengembangkan industri kopi dan meningkatkan profesionalitas barista di Gorontalo,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.

Untuk menambah kemeriahan acara, panitia turut menghadirkan pertunjukan musik secara langsung selama pelaksanaan Manual Brew Competition Gorontalo di Pyur for You Gorontalo.

Melalui kegiatan ini, GorontaloUnite berharap industri kopi daerah semakin berkembang, didukung oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia, tumbuhnya pelaku usaha, serta keterlibatan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian kopi dari hulu hingga hilir. (*) 

 


Share