Go-Pena Baner

Tuesday, 24 February, 2026

Hakordia ; Hamka Hendra Noer Ajak Pejabatnya Kunjungi Rutan

Responsive image
Hamka Hendra Noer didampingi para pimpinan OPD bersama pemenang lomba pada puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tahun 2022 di GPCC, Kota Gorontalo, Kamis (8/12/2022). (Foto: Istimewa)

Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer akan mengajak pejabatnya berkunjung ke rumah tahanan (rutan). Hal tersebut diharapkan dapat menjadi terapi bagi para pejabat untuk menjauhkan diri dari korupsi.

Dirinya mengatakan, merasakan suasana ruang tahanan akan memiliki efek trauma, meskipun hanya dirasakan selama beberapa menit. Hal tersebut pernah dirasakannya saat mengikuti program Penguatan Antikorupsi yang digelar KPK beberapa waktu lalu.

“Selain menerima materi tentang pencegahan korupsi, kami diminta mencicipi bagaimana sengsaranya hidup di balik tembok penjara,” kata Hamka Hendra Noer saat membuka kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia tahun 2022 yang berlangsung di GPCC, Kota Gorontalo, Kamis (8/12/2022).

Hamka Hendra Noer mengatakan, pengalaman singkat itu sangat berkesan bagi dirinya dan pejabat lain yang mengikuti program tersebut. Dirinya teringat anak dan istrinya serta sanak saudaranya. Seperti itulah gambaran penyesalan yang besar jika seseorang terlibat kasus korupsi.

“Kami dibawa ke tahanan KPK pak. Oleh petugas KPK kami disuruh masuk dulu, harus merasakan aroma tahanan. Begitu kami masuk langsung dikunci dari dalam. Bapak rasakan dulu 10 menit kata petugasnya. Asam lambung saya naik pak. Wakil Ketua DPRD, pak Sofyan Puhi, berkeringat dia,” Katanya menuturkan.

Berangkat dari pengalaman itu, dirinya ingin semua pimpinan OPD melaksanakan kegiatan serupa. Hamka Hendra Noer juga sudah meminta Inspektur Provinsi Gorontalo untuk mengkoordinasikan dengan aparat hukum untuk kunjungan ke rumah tahanan.

“Ini saya serius yah pak inspektur, tahun depan selain workshop buatkan studi lapangan peninjauan sel tahanan. Setelah itu buatkan testimoni juga persis yang saya alami. Saya yakin cara ini sangat efektif, karena kita akan berpikir seribu kali untuk melakukan kecurangan yang berimbas korupsi di daerah,” Pungkasnya.(*)


Share