Go-pena.id (Gorontalo) Dinas perlindungan perempuan dan anak Provinsi Gorontalo mengadakan sosialisasi pengarus utamaan gender yang merupakan kewenangan provinsi sekaligus kewenangan kabupaten kota.
Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Gorontalo, Dr. Yana Yanti suleman S.H menyampaikan bahwa, di setiap daerah bahkan di tingkat nasional urusan ataupun isue tentang kesejahteraan gender, pengarus utaman gender, itu kemudian tidak habis-habisnya.
"Kalau di provinsi Gorontalo pun pengarus utamaan gender itu masih di bawah rata-rata nasional maka itu kami ingin memastikan kedepan nanti ketimpangannya setara laki-laki dan perempuan itu harus di perkecil bahkan harusnya miss atau nol bagaimana caranya," ujarnya.
Dengan memastikan setiap indikator yang kemudian melahirkan indeks pembangunan manusia, indeks pembangunan gender, kesetaraan gender, pemberdayaan gender, itu meningkat dari tahun ke tahun, memang selama ini provinsi gorontalo ada peningkatan, tapi peningkatannya kecil.
"Kekerasan perempuan dan anak tetap akan marah ketika pembiayaan itu tidak respeksif gender, harapannya outputnya ke arah kekerasan pada perempuan dan anak turun karna tenyata kegiatan-kegiatan ini ada," pungkasnya. (Tr-Novi)