LIMBOTO, Go-Pena.id — Bupati Gorontalo Sofyan Puhi meminta bantuan alat mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan pemerintah benar-benar dimanfaatkan petani untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Hal itu disampaikan Sofyan saat menghadiri penyerahan bantuan alsintan oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Kamis (1/10/2026).
Menurut Sofyan, penyaluran bantuan tidak boleh berhenti pada seremoni. Alsintan yang telah diterima petani harus digunakan sesuai peruntukannya sehingga memberikan manfaat langsung terhadap aktivitas pertanian.
Alih-alih hanya menerima dan menyimpan bantuan, Sofyan meminta petani memanfaatkan peralatan tersebut secara maksimal untuk mengolah lahan.
Ia menegaskan, pemerintah juga akan melakukan evaluasi terhadap alsintan yang tidak digunakan. Evaluasi tersebut penting untuk mengetahui persoalan yang menyebabkan bantuan tidak dimanfaatkan secara optimal.
“Kita akan berkunjung ke lokasi, melihat langsung dan menemukan kendalanya. Kalau ada masalah, kita carikan solusinya,” ujar Sofyan.
Sofyan lantas menyoroti persoalan lahan pertanian yang belum dimanfaatkan secara maksimal di Kabupaten Gorontalo.
Menurutnya, masih terdapat lahan tidur yang sebenarnya memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi lahan produktif.
Kondisi musim kemarau, kata Sofyan, menjadi salah satu tantangan yang membuat pemanfaatan lahan belum maksimal. Namun, setelah musim kemarau berakhir, pemerintah akan mendorong agar lahan tersebut kembali dioptimalkan.
“Masih banyak lahan tidur. Mungkin sekarang masih musim kemarau, tetapi pasca kemarau kita tetap bisa maksimalkan lahan yang ada,” katanya.
Ia berharap keberadaan alsintan dapat menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat pengolahan lahan sekaligus membantu petani meningkatkan produksi.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo pada tahap awal menyerahkan 41 unit alsintan kepada petani. Bantuan tersebut merupakan bagian dari total 487 unit alsintan yang disiapkan untuk disalurkan ke seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
Dari 41 unit yang diserahkan, terdiri dari tiga unit traktor, tiga unit mesin pemangkas dan 35 unit handsprayer dengan total anggaran keseluruhan bantuan mencapai Rp3.181.855.000.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan, penyaluran alsintan dilakukan untuk mendekatkan sarana produksi kepada petani agar mudah digunakan dan mendukung kegiatan pertanian.
“Alat ini kita dekatkan kepada petani, supaya mudah digunakan dan siap digunakan oleh petani,” kata Gusnar.
Bagi Sofyan, tantangan selanjutnya bukan hanya bagaimana bantuan alsintan disalurkan, tetapi memastikan seluruh peralatan tersebut bekerja di lapangan dan berjalan seiring dengan upaya menghidupkan kembali lahan-lahan yang belum produktif. (Fikri)