Go-Pena Baner

Friday, 25 September, 2026

28 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Rebut Emas Asian Games 2026

Responsive image
Tim Beregu Putra Indonesia setelah meraih medali emas pada Asian Games 2026 ( Foto: IG PBSI)

JAKARTA (Go-Pena.id) — Penantian panjang Indonesia selama 28 tahun akhirnya berakhir. Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia berhasil merebut medali emas Asian Games 2026 setelah menaklukkan China dengan skor dramatis 3-2 pada laga final di Ichinoya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9/2026).

Kemenangan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang setelah sempat tertinggal 0-2. Penentuan medali emas bahkan harus ditentukan melalui partai kelima yang mempertemukan Moh Zaki Ubaidillah dengan Weng Hongyang.

Pertandingan final berlangsung sengit sejak partai pertama.

Pada laga pembuka, Jonatan Christie yang turun sebagai tunggal putra pertama harus mengakui keunggulan Shi Yu Qi. Jonatan kalah dua gim langsung dengan skor 13-21 dan 18-21.

Indonesia kembali kehilangan poin pada partai kedua. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang tampil sebagai ganda putra pertama kalah dari pasangan China Liang Wei Keng/Wang Chang dalam pertandingan selama 71 menit.

Fajar/Fikri kalah melalui pertarungan tiga gim dengan skor 20-22, 21-19, dan 14-21.

Dalam kondisi tertinggal 0-2, Indonesia mulai bangkit pada partai ketiga.

Alwi Farhan yang turun sebagai tunggal putra kedua berhasil mengalahkan Li Shi Feng. Alwi menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 23-21, 15-21, dan 21-16.

Momentum Indonesia berlanjut pada partai keempat. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil sebagai ganda putra kedua menghadapi He Ji Ting/Liu Yi.

Leo/Daniel tampil meyakinkan dan menyelesaikan pertandingan dalam dua gim, 23-21 dan 21-10.

Kemenangan tersebut membuat kedudukan menjadi 2-2 sekaligus memaksa final ditentukan melalui partai kelima.

Pada laga penentuan, harapan Indonesia berada di pundak Moh Zaki Ubaidillah. Pebulu tangkis muda Indonesia itu menghadapi Weng Hongyang pada nomor tunggal putra ketiga.

Zaki mampu tampil tenang dalam pertandingan yang menjadi penentu medali emas. Meski mendapat perlawanan ketat pada gim pertama, Zaki berhasil mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 23-21 dan 21-13.

Kemenangan Zaki memastikan Indonesia membalikkan keadaan dari 0-2 menjadi 3-2.

Capaian tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia selama 28 tahun untuk kembali meraih medali emas Asian Games dari nomor beregu putra. Emas terakhir Indonesia pada nomor tersebut diraih pada Asian Games 1998 di Bangkok.

Kini, setelah hampir tiga dekade berlalu, sejarah kembali terukir. Perjuangan dari posisi tertinggal 0-2 hingga menang 3-2 menjadi bagian penting dari kembalinya Indonesia ke puncak podium Asian Games 2026. (Fikri) 


Share